Minggu, 14 Jun 2026 11:32 WIB

Driver Ojek Online Tulungagung Gelar Demo Protes Pernyataan Prabowo

Demo ojek online di Tulungagung
Demo ojek online di Tulungagung

jatimnow.com - Puluhan sopir atau driver ojek online menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Tulungagung, Sabtu (24/11/2018). Mereka memprotes pernyataan Calon Presiden (Capres) Parbowo Subianto yang dianggap merendahkan profesinnya.

Prabowo Subianto yang menyatakan pemuda Indonesia memilih bekerja sebagai tukang ojek usai lulus SMA. Pernyataan ini disampaikan pada Indonesia Economic Forum di Jakarta pada Rabu (21/11/2018) lalu.

Koordinator aksi, Suryo Widianto menuturkan, pernyataan tersebut tidak layak diungkapkan oleh seorang calon presiden. Menurutnya pernyataan ini dirasa sangat merendahkan pekerjaan tukang ojek. Padahal pekerjaan sebagai tukang ojek pangkalan maupun online merupakan profesi yang mulia dan bisa untuk menghidupi keluarganya dirumah.

"Tukang ojek ini profesi yang mulia, dan tidak bisa diremehkan seperti itu, kita menghidupi keluarga dengan profesi ini dan halal," ujarnya, Sabtu (24/11/2018).

Dalam aksi damai ini pihaknya meminta penyelenggara pemilu, baik KPU dan Bawaslu untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada KPU RI pusat dan Bawaslu Pusat, sehingga didengarkan oleh capres Prabowo. Selain itu mereka juga menuntut agar Prabowo meminta maaf melalui media masa, terkait pernyataanya ini.

"Prabowo harus meminta maaf dihadapan media, surat kabar, koran maupun televisi, agar bisa dilihat langsung oleh masyarakat," tuturnya.

Sementara itu Komisioner KPU Tulungagung, Khoirul Anam mengatakan, pihaknya menerima kedatangan aliansi ojek tersebut dan berjanji akan menyampaikan tuntutan mereka kepada KPU RI. Selebihnya keputusan mengenai permintaan mereka, tergantung kepada KPU RI yang berwenang dalam hal ini.

"Sebenarnya jika dirasa melanggar kampanye atau pemilu itu kewenangannya Bawaslu, tapi tetap kita terima surat pernyataannya dan akan kita teruskan ke KPU RI," pungkasnya.



Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.