Sabtu, 20 Jun 2026 21:25 WIB

Tersangka Penyebar Hoax di Tulungagung Gunakan Dua Akun Facebook

Tersangka penyebar hoax saat di Mapolres Tulungagung
Tersangka penyebar hoax saat di Mapolres Tulungagung

jatimnow.com - Tersangka penyebar hoax dan fitnah melalui media sosial Facebook di diketahi memiliki dua akun berbeda. Hal ini berdasar pengembangan yang dilakukan oleh polisi.

Tersangka Rohmad Kurniawan (38), warga Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung ini menyebar hoax dan fitnah dengan menggunakan dua akun Facebook. Selain akun Facebook Puji Ati, tersangka juga pernah memiliki dan mengoperasikan akun bernama Imam Insani. Namun akun tersebut ternyata sudah di take down oleh pihak Facebook.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji menerangkan, akun Imam Insani ini lebih dahulu dioperasikan oleh tersangka. Postingan dalam akun tersebut mengarah kepada ancaman terhadap sejumlah pejabat. Akun tersebut kemudian dilaporkan dan di blokir oleh Facebook. Tersangka kemudian kembali membuat akun untuk melanjutkan aksinya.

"Akun Puji Ati ini sudah mulai beroperasi sejak setahun lalu," ujarnya, Sabtu (24/11/2018).

Dalam akun Puji Ati, tersangka secara terang-terangan menuding beberapa pejabat di Tulungagung bermain kotor dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Menakar Nyali, Menepis Hoaks: Seni Bertahan Hidup di Negeri Cincin Api

Beberapa pejabat seperti Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Sekda Indra Fauzi serta Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono sering disebut dalam unggahan statusnya. Bahkan Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar juga kerap disebut dalam catatan linimasa lengkap dengan foto.

"Setiap unggahannya selalu mengandung ujaran kebencian dan fitnah sehingga sangat meresahkan," imbuhnya.

Hingga saat ini Polisi masih terus melakukan pengembangan terkait kasus ini. Sejumlah saksi yang diduga berperan sebagai pemasok data sudah dimintai keterangan. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah lagi.

"Ini masih satu orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, harap bersabar kita masih melakukan pengembangan," pungkasnya.








Baca Juga: Pengusaha Properti Lamongan jadi Korban Fitnah di Medsos, Persaingan Bisnis?

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.