Kamis, 18 Jun 2026 07:02 WIB

Pengusaha Properti Lamongan jadi Korban Fitnah di Medsos, Persaingan Bisnis?

Pengusaha properti TKB, Subandi saat menunjukan laporan polisi terkait fitnah di medsos. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pengusaha properti TKB, Subandi saat menunjukan laporan polisi terkait fitnah di medsos. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pengusaha properti asal Lamongan, Subandi melayangkan laporan ke polisi usai menjadi korban fitnah dan berita hoax di media sosial.

Developer Tikung Kota Baru (TKB) ini melaporkan akun medsos Tiktok dan Facebook atas nama Deni Saputra yang sengaja dan masif menyebarkan kabar hoax seputar legalitas, perizinan, hingga soal SPL atau satuan peta lahan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Upaya hukum yang ditempuh juga diakibatan timbulnya kerugian dari kabar tersebut. Pemilik akun juga menyerang dan mencemarkan nama baik secara personal.

"Sebenarnya tim kami mengantongi sejumlah nama dalang di balik kabar hoax itu, tapi kita tanggapi secara bijak dengan menempuh jalur hukum," kata Subandi, Rabu (23/4/2025).

Bandi meyakini bahwa akun tersebut sengaja dibuat untuk menjatuhkan nama baik dan usaha properti yang dijalankanya.

"Saya pribadi tidak mau berspekulasi lebih jauh lagi dan menyerahkan ke pihak kepolisian," urainya sambil menunjukan akun penyebar berita hoax dan fitnah.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Lebih lanjut, Bandi mengaku mengalami kerugian dimana banyak diantara calon pembeli yang sempat percaya berita hoax tersebut

"Kalau secara meteri kita tidak bisa hitung tapi sempat ada waktu beberapa calon klien ragu namun karena kita profesional kita edukasi dan beri penjelasan," tuturnya.

Perlu diketahui, Perumahan Tikung Kota Baru belakangan memang tengah naik daun ditengah ingar bingar dunia properti di Lamongan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Menawarkan hunian layak huni TKB dirasa cocok dan banyak diburu untuk sekedar investasi maupun lokasi strategis mewujudkan rumah imlian.

"Logikanya jika legalitas bermasalah mana mungkin bisa mendirikan perumahan, bisa dicek di BPN. Perlu dicatat kita meraih banyak penghargaan salah satunya juara 2 penyalur KPR subsidi dari BTN," tutupnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.