Minggu, 14 Jun 2026 18:25 WIB

95 Persen Peserta Tes CPNS di Tulungagung Tidak Lolos

Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo
Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo

jatimnow.com - Keinginan Pemkab Tulungagung untuk memenuhi kekurangan PNS tahun ini tampaknya sulit terealisasi. Hal ini dikarenakan jumlah peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang digelar di Kediri beberapa hari yang lalu tidak menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Jumlah peserta tes yang dinyatakan lolos bahkan kurang dari formasi yang sudah disiapkan. Dari 5.590 pendaftar, hanya 257 yang dinyatakan lolos. Padahal jumlah formasi yang tersedia sebanyak 546.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, Arief Boediono saat dikonfirmasi tidak menampik jika jumlah yang lulus SKD jauh dari harapan. Bahkan jika dibandingkan kuota yang diterima persentasenya tentunya kurang dari separuhnya.

Dari informasi yang didapatnya, hanya ada 257 orang yang lolos. Namun jumlah tersebut belum terperinci hingga instansi yang dituju si pendaftar.

"Kami baru mendapat jumlah universalnya. Sedangkan untuk instansi mana saja yang berpotensi mengalami kekosongan belum tahu," ujarnya, Kamis (22/11/2018)

Pihak BKD sendiri sebenarnya berharap di setiap instansi yang memiliki kuota CPNS ada tiga orang yang lolos. Sehingga nanti mereka bisa bersaing lagi pada seleksi kompetensi bidang (SKB) yang sampai kini belum diketahui jadwalnya. Namun pihaknya enggan berandai-andai dan lebih memilih menunggu perkembangan dari Kemenpan RB.

"Terkait informasi perubahan pola pemeringkatan pun belum ada kabar. Sehingga kita tunggu saja," imbuhnya.

Sementara itu Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menilai tingginya passing grade (nilai acuan kelulusan) menjadi penyebab banyaknya peserta yang tidak lolos tes. Masalah ini juga dialami oleh daerah lain yang mengeluhkam hal yang sama.

Untuk mengantisipasi adanya kekosongan formasi, Maryoto mengaku sudah mengajukan opsi penurunan passing grade maupun ranking hasil tes ke panitia seleksi.

"Dengan penurunan passing grade jumlah peserta yang lolos diharapkan bisa bertambah," pungkasnya.





Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.