Kamis, 18 Jun 2026 09:40 WIB

Siswa SMAN 1 Gondanglegi Unjuk Rasa, Wagub Desak Diknas Evaluasi Kasek

Siswa SMAN 1 Gondanglegi yang menggelar unjuk rasa
Siswa SMAN 1 Gondanglegi yang menggelar unjuk rasa

jatimnow.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku kecewa dengan kepala sekolah (kasek) SMA Negeri 1 Gondanglegi, Malang.

Pasalnya, kepala sekolah dinilai tidak bisa meredam gejolak yang terjadi di sekolah itu.

Gus Ipul juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah tersebut.

"Saya kecewa dengan kepala sekolah yang kepemimpinannya sampai melahirkan demonstrasi siswa," ujar Gus Ipul kepada wartawan, Rabu (21/11/2018).

Apapun alasannya, kata Gus Ipul, kepala sekolah harusnya mampu meredam gejolak di internal sekolahan.

"Selama ini sangat jarang gejolak diinternal sekolah sampai berujung unjuk rasa," katanya.

Jika sampai terjadi gejolak, maka kepemimpinan kepala sekolah tersebut dipertanyakan.

"Saya kira faktor kepemimpinannya mengecewakan. Lebih-lebih saya dengar di sana (SMAN 1 Gondanglegi) sampai ada kubu-kubuan," jelasnya.

Lemahnya kepemimpinan hingga terjadi gejolak di internal SMAN 1 Gondanglegi, Wagub meminta Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk segera mengevaluasi kepala sekolah.

"Banyak yang mengadu pada saya. Mereka menyebut kepala sekolah ini di sekolah sebelumnya juga telah bermasalah," tuturnya.

Gus Ipul menduga ada unsur kekeliruan penempatan kepala sekolah.

"Ini juga ada unsur kekeliruan dalam menempatkan kepala sekolah yang dilakukan dinas pendidikan provinsi," katanya.

Ke depan Gus Ipul berharap proses penempatan kepala sekolah harus dilakukan secara transparan.

"Kompetensi dan attitude calon kepala sekolah harus jadi pertimbangkan," jelasnya.

Sebelumnya, para pelajar SMAN 1 Gondanglegi Malang melakukan unjuk rasa di sekolahan. Mereka meminta Kepala Sekolah Lilik Wahyuni mundur dari jabatannya.

Selama memimpin di SMAN 1 Gondanglegi, Kasek Lilik dianggap banyak melakukan intimidasi dan menciptakan suasana tidak harmonis dan menimbulkan beberapa kubu tenaga pengajar.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.