Selasa, 16 Jun 2026 21:15 WIB

Hasil Autopsi Urai Penyebab Kematian Korban Pembunuhan di Tulungagung

Jenazah korban pembunuhan Matal saat masih di TKP
Jenazah korban pembunuhan Matal saat masih di TKP

jatimnow.com - Aksi Matal, pelaku pembunuhan pasangan suami istri (Pasutri) Barno (75) dan Musini (65), warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, sangat sadis.

Hal ini terlihat dari hasil autopsi terhadap jenazah pasutri tersebut. Tim Forensik Polda Jawa Timur yang melakukan autopsi menemukan puluhan luka bacok, pada tubuh kedua jenazah.

Dokter Spesialis Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri, Tutik Purwanti mengatakan terdapat 24 luka bacok yang ditemukan pada tubuh Barno.

Sedangkan pada tubuh korban Musini ditemukan 16 luka bacok. Luka tersebut ditemukan bervariasi dibeberapa titik tubuh seperti leher, pundak, kepala serta kedua tangan.

“Banyak kehabisan darah, dan banyak ditemukan luka akibat benda tajam,” ujarnya, Rabu (21/11/2018)

Tutik melanjutkan, untuk jenazah laki-laki memiliki pola luka yang lebih menyebar di bagian tubuh jika dibandingkan dengan yang perempuan. Yakni di sekitar tangan kanan dan kiri, serta di kepala dan leher.

Sedangkan jenazah perempuan memiliki pola luka yang hampir sama yakni lebih cenderung di bagian leher. Selain itu juga di bagian kepala dan pundak. “Itu penyebab leher yang jenazah yang putri hampir putus,” ungkapnya.

Sadisnya aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Matal, membuat dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan makin menguat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Meskipun begitu Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo memilih untuk menunggu hasil resmi pemeriksaan psikolog, yang telah dilakukan.

 "Hasilnya baru akan diketahui seminggu lagi, setelah itu kita baru bisa mastikan kondisi kejiwaan pelaku," tuturnya.

Sebelumnya aksi pembunuhan sadis yang dilakukan Matal ini, menggemparkan warga Tulungagung, Jumat (16/11/2018).

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pria yang sehari-hari berjualan cilot ini, tega membunuh pasutri yang merupakan tetangga sendiri. Hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyidikan, untuk mengetahui motif pembunuhan ini.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.