Kamis, 18 Jun 2026 13:25 WIB

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Tulungagung Bunuh Pasutri Tetangganya

Proses penangkapan pelaku
Proses penangkapan pelaku

jatimnow.com - Diduga mengalami gangguan kejiwaan, Pria di Tulungagung membunuh pasangan suami istri (pasutri) yang masih tetangganya sendiri.

Matal (50) warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, tega membunuh pasangan suami istri Barno (65) dan Musini(60).

Proses penangkapan pelaku berlangsung dengan dramatis. Polisi terpaksa menembak tangan pelaku, karena membawa parang dan membahayakan petugas. Tidak hanya itu petugas juga beberapa kali menembakkan peluru ke udara, untuk membubarkan kerumunan masyarakat yang berusaha mendekat ke pelaku.

Salah seorang saksi mata, Anggi (29) menuturkan, pelaku diketahui mendatangi rumah korban, yang hanya berjarak lima meter dari rumahnya. Pelaku kemudian membunuh korban Musini, di belakang rumah. Warga yang berada di lokasi kejadian berusaha menangkap pelaku. Namun mereka tidak berani mendekat karena pelaku membawa parang. Tidak lama kemudian Barno terlihat pulang ke rumah setelah mencari rumput untuk ternak sapinya.

"Warga sudah berteriak ke korban Barno untuk lari, tapi pelaku kemudian mengejar korban dan langsung membacok bagian punggung dan leher," ujarnya, Jumat (16/11/2018)

Pelaku kemudian lari ke teras rumahnya dan berdiri dengan kondisi membawa parang. Baju yang dikenakan pelaku tampak berlumuran darah korban. Polisi yang datang ke TKP tidak bisa mendekat ke pelaku.

Sempat terjadi negosiasi antara polisi dan pelaku. Polisi meminta pelaku untuk menyerahkan diri, namun pria yang sehari hari berjualan cilok ini tidak bergeming dan tetap berdiri membawa parang.

Karena dinilai membahayakan, polisi terpaksa menembak bagian tangan sehingga pelaku melepaskan parangnya. Setelah itu polisi langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Tulungagung, Akp Mustijat Priyambodo menuturkan, dari hasil visum yang diketahui terdapat luka bacok pada leher korban. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyidikan untuk menemukan motif peristiwa ini. Selain itu polisi juga mendalami adanya informasi bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

"Semuanya masih kita dalami, yang pasti pelaku sudah tertangkap dan masih kita lakukan pemeriksaan," pungkasnya.










Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.