Kamis, 18 Jun 2026 08:20 WIB

Pria di Surabaya ini Tawarkan Investasi untuk Bisnis Narkoba

  • Penulis :
  • | Jumat, 16 Nov 2018 17:08 WIB
Dua tersangka saat di Mapolrestabes Surabaya
Dua tersangka saat di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Cara Rizki Harianto (26) dalam menjalankan bisnis narkoba cukup unik. Pria asal Jalan Kedinding Tengah Baru, Surabaya itu membuka peluang bagi investor yang ingin menanamkan modal untuk bisnis terlarangnya tersebut.

Salah satu orang yang tergiur dengan investasi itu adalah Candra Asmara (32) warga Jalan Tuwowo, Surabaya. Candra tertarik setelah Rizki menjanjikan keuntungan menggiurkan dalam setiap penjualan narkoba jenis ekstasi yang dijalankannya itu. Modalpun terkumpul hingga Rp 10 juta lebih.

Setelah cukup modal, Rizki akhirnya membelanjakan uang itu ke AN, salah satu narapidana kasus narkoba di Lapas Pamekasan. Dengan sistem ranjau, 20 butir pil ekstasi senilai Rp 10.350.000,- itu akhirnya diterima Rizki dan disimpan di kos-kosanya di Jalan Jagir Sidosermo, Surabaya.

Tapi rupanya, distribusi ekstasi itu terendus Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang langsung menggerebek kamar kos Rizki itu. Selain menangkap Rizki, barang bukti narkoba berupa 15 butir pil ekstasi juga turut disita.

"Di kamar kos itulah, tersangka RH (Rizki Harianto) mengemas ulang ekstasi sesuai pesanan pelanggan," beber Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Yusuf Wahyudiono, Jumat (16/11/2018).

Dari penangkapan Rizki, terbongkar jika dirinya membeli ekstasi itu dari AN, yang sudah lama ia kenal. Ternyata, Rizki juga mencatut Candra sang pemodal bisnis tersebut. Sehingga Candra ikut ditangkap di kamar kosnya di Jalan Ngagel Rejo Utara Surabaya. Penangkapan keduanya dilakukan berurutan pada Senin (12/11/2018) lalu.

"Bisnis yang dijalankan kedua tersangka sudah berjalan tiga bulan terakhir. Dan bulan November 2018 ini, keduanya sudah melakukan 2 kali transaksi," ungkap Yusuf.

Selain barang bukti narkoba, penyidik juga menyita 1 buku tabungan beserta ATM nya, 1 lembar bukti transaksi ekstasi, 1 kotak permen penyimpan ekstasi, 1 tas serta 2 HP sebagai alat komunikasi.

"Kami masih berupaya memproses AN, yang saat ini mendekam di Lapas (Pemekasan)," pungkas Yusuf.





Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.