Minggu, 14 Jun 2026 12:52 WIB

Ibu di Kediri ini Tega Buang Bayi yang Terlahir Cacat

Barang bukti pembuangan bayi di Kediri
Barang bukti pembuangan bayi di Kediri

jatimnow.com - Seorang ibu di Kediri tega membuang bayinya yang berusia beberapa hari lantaran divonis mengalami cacat fisik. Maya Irawati (34) warga Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, meninggalkan bayinya di samping rumah seorang warga.

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono menuturkan, terungkapnya kasus ini berawal dari temuan bayi beberapa pekan lalu.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Oleh pelaku, bayi perempuan yang dibuang disamping rumah warga di Jalan Gereja, Desa Sambirejo tersebut diletakkan di dalam kardus yang telah dirangkai sedemikian rupa dengan lubang untuk bernafas, serta lampu penerangan.

"Berawal dari temuan tersebut kita langsung melakukan penyidikan, " ujarnya, Selasa (13/11/2018).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Polisi kemudian menangkap pelaku berkat bantal dan selimut bayi yang dikenali milik dari salah satu Rumah Sakit di daerah setempat.

Berdasarkan data pasien di rumah sakit tersebut, diketahui pelaku melahirkan dengan operasi caesar. Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku tega membuang buah hatinya ini karena malu dengan kondisinya, yang sudah divonis akan mengalami cacat fisik.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Selain itu pelaku juga malu karena bayi ini merupakan hasil hubungan siri dengan seorang pria di Surabaya," imbuhnya.

Saat ini bayi berjenis kelamin perempuan ini masih mendapatkan perawatan intensif, di sebuah rumah sakit. Rencananya bayi ini akan dikembalikan ke pihak keluarga. Pelaku terancam dijerat dengan pasal 77 b junto 76 b UU RI No 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.