Jumat, 12 Jun 2026 23:31 WIB

Relief Pada Batu Bata Kuno Temuan di Mojokerto Belum Teridentifikasi

Muhammad Erwin Rizaldi (kiri) saat menunjukkan batu bata kuno yang memiliki relief
Muhammad Erwin Rizaldi (kiri) saat menunjukkan batu bata kuno yang memiliki relief

jatimnow.com - Relief peninggalan zaman kerajaan umumnya terletak pada batuan candi. Namun, dalam penemuan batu bata kuno di Dusun Sambeng, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, batu bata yang ditemukan memiliki relief yang belum teridentifikasi.

Muhammad Erwin Rizaldi, anggota Komunitas Pelestari Sejarah Tapak Jejak Kerajaan mengatakan, relief pada batu bata kuno yang ditemukan di Dusun Sambeng, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini marupakan relief baru.

"Kami masih belum tahu ini relief apa, yang jelas relief pada batu bata ini adalah relief baru. Relief ini dibuat dengan goresan jari manusia saat batu bata setengah jadi," ungkapnya kepada jatimnow.com, Jumat (9/11/2018).

Dibanding dengan penemuan batu bata kuno lainnya, penemuan batu bata kuno di lokasi ini strukturnya masih sangat rapi. Batu bata kuno serta pecahan gerabah dan batuan candi ditemukan di lahan seluas kurang lebih satu hektare.

"Dalam lahan satu hektare ini, ada sembilan titik penemuan yang sudah terbuka. Artinya, di sembilan titik ini sudah bisa untuk melakukan identifikasi awal bentuk struktur batu bata kuno ini," terangnya.

Erwin mengaku, temuan batu bata kuno di Dusun Sambeng, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini sudah dibahas dalam Kongres Komunitas Pelestari Sejarah tingkat nasional tahun 2018 yang berlangsung di Kediri beberapa waktu lalu.

"Kemarin waktu ada kongres, kami sudah membahas terkait temuan batu bata kuno dan sejumlah barang yang diduga peninggalan bersejarah di Dusun Sambeng ini. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Jatim soal penanganan temuan ini," kata Erwin.

Warga Dusun Sambeng menemukan sejumlah batu bata kuno dan dinding yang terbuat dari batu bata kuno serta sejumlah barang diduga peninggalan bersejarah yang bentuknya mirip sarkofagus.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir ini, sedikitnya ada 13 barang diduga peninggalan bersejarah yang ditemukan warga di lokasi tersebut.

"13 barang itu diantaranya dorpel, batuan andesit, umpak, lumpang alu, pecahan terakota, pecahan gerabah, diduga sarkofagus, kemuncak, pripih dan tombak," jelasnya.

Benda-benda tersebut sebagian ditemukan di lokasi proyek TPA Desa Belahantengah dan sebagian ditemukan di lahan persawahan warga. Barang-barang ini ditemukan tersebar di lahan seluas kurang lebih satu hektar.




Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.