Rabu, 17 Jun 2026 19:23 WIB

Penyelundupan 481 Ekor Burung Dilindungi ke Surabaya Digagalkan

  • Penulis :
  • | Kamis, 08 Nov 2018 12:11 WIB
Petugas menunjukkan burung-burung yang hendak diselundupkan ke Surabaya
Petugas menunjukkan burung-burung yang hendak diselundupkan ke Surabaya

jatimnow.com - Penyelundupan 481 ekor burung dari Balikpapan, Kalimantan ke Surabaya digagalkan Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Burung-burung tersebut diangkut menuju Surabaya dengan menumpang Kapal Mutiara Perindo I.

Penggagalan itu dilakukan BBKP Surabaya pada Senin (5/11/2018). 481 ekor burung tersebut terdiri dari 64 ekor Beo, 293 ekor Cucak Hijau dan 124 ekor Murai Batu.

"Kami melakukan penggagalan ini diback up Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," sebut Kepala BBKP Surabaya, Musyaffak Fauzi, Kamis (8/11/2018).

Tim BBKP Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak ke atas kapal setelah kapal tersebut sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Mereka kemudian menuju sebuah truk bermuatan kayu yang diduga menjadi tempat dititipkannya ratusan burung tersebut.

"Kami periksa dua orang yang membawa burung-burung ini. Sopir truk juga kami mintai keterangan," beber Musyaffak.

Setelah memeriksa dua pembawanya, petugas tidak menemukan dokumen karantina atas pengiriman ratusan burung tersebut. Sehingga dipastikan, pengiriman burung-burung itu dari Kalimantan menuju Surabaya adalah ilegal.

"Semua burung ini merupakan burung dilindungi. Dari 481 ekor, 133 ekor diantaranya mati saat diselundupkan," tegas Musyaffak.

Dua orang yang membawa burung-burung itu akhirnya dijerat atas UU No. 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, lkan dan Tumbuhan Pasal 6.

Pasal itu menyatakan untuk melalulintaskan media pembawa (burung) dari satu area ke area lain di Indonesia harus dilengkapi dengan sertitikat kesehatan dari daerah asal, melalui tempat-tempat pemasukan dan pengeluaran yang telah ditetapkan, serta dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina setempat untuk dilakukan tindakan karantina.

Musyaffak menambahkan, kegiatan ini, selain untuk menegakkan hukum serta memberikan efek jera kepada pelaku, juga untuk melindungi unggas Jawa Timur dari flu burung dan penyakit Iainnya.

"Dua orang yang membawa sudah kami BAP dan masih terus kami periksa dan dalami," pungkas Musyaffak.

Baca Juga: Penyelundupan 50 Kambing Kurban ke Bali Digagalkan di Pelabuhan Ketapang

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.