Selasa, 23 Jun 2026 04:10 WIB

Musim Penghujan Tiba, Ini Desa-desa yang Rawan Banjir di Mojokerto

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini saat menunjukkan peta rawan bencana wilayah Kabupaten Mojokerto./ Foto : Khilmi Sabikhisma Jane.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini saat menunjukkan peta rawan bencana wilayah Kabupaten Mojokerto./ Foto : Khilmi Sabikhisma Jane.

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto telah memetakan kawasan-kawasan rawan terjadi banjir saat musim hujan tiba.

Berdasarkan data peta kebencanaan BPBD Kabupaten Mojokerto, kawasan rawan banjir berada di desa-desa sekitar daerah aliran sungai (DAS) Sadar. Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

“Kawasan rawan banjir masih sekitar Sungai sadar. Aliran Sungai Sadar ini melewati Kecamatan Mojoanyar, Kecamatan Mojosari, Kecamatan Bangsal. Di tiga kecamatan ini ada beberapa desa yang rutin terendam banjir saat hujan,” ungkapnya, Rabu (7/11/2018).

Selain di tiga kecamatan itu, Kecamatan Pungging juga menjadi salah satu daerah yang masuk dalam peta kawasan rawan banjir. Di Kecamatan Pungging, banjir diakibatkan luberan air dari Sungai Ketok.

“Kalau di Pungging ini karena luberan air dari Sungai Ketok. Ada juga di daerah Kembangsri, Kecamatan Ngoro ini air dari selokan juga sering meluber ke jalan raya,” tuturnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Zaini menambahkan, di wilayah Kabupaten Mojokerto yang berada di kawasan utara Sungai Brantas juga ada Kecamatan Dawarblandong tepatnya di Desa Banyulegi masuk dalam kawasan rawan banjir.

“Di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong ini karena luberan air dari aliran Sungai Bengawan Solo. Saat volume air bertambah, desa ini akan terendam banjir juga,” tambahnya.

Zaini berharap, warga sekitar dapat mengantisipasi luberan air sungai saat musim hujan dengan cara menjaga kebersihan sungai dari sampah.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Selain itu, warga diimbau untuk mengenali tanda-tanda peningkatan volume air sungai agar bisa melakukan evakusai barang-barang di rumah lebih awal.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.