Selasa, 16 Jun 2026 09:12 WIB

Tertangkap 2 Kali, Kakek di Surabaya ini Tetap Nekat Jualan Sabu

Tersangka saat berada di Mapolsek Gubeng
Tersangka saat berada di Mapolsek Gubeng

jatimnow.com - Tak kapok, kakek residivis narkoba asal Surabaya kembali ditangkap sebagai pengedar sabu. Polisi berhasil mengamankan sabu sabu yang disembunyikan di bungkus rokok.

Agus Irawan, pria 59 tahun, asal Jalan Gubeng Klingsingan II no 10 Surabaya itu ditangkap Unit Reskrim Polsek Gubeng, Kamis (18/10/2018) dini hari sekitar jam 00.30 Wib dirumahnya.

"Kami sergap yang bersangkutan sedang di ruang tamu, penangkapan itu setelah kami mendapat informasi dia terlibat peredaran narkoba jenis sabu," tutur Kanit Reskrim Polsek Gubeng , Iptu Joko Soesanto, Senin (5/11/2018).

Awalnya Agus sempat membantah dan berontak saat disergap. Namun saat digeledah, Joko dan timnya berhasil menemukan 9 plastik klip kecil berisi serbuk putih diduga kuat sabu, yang disimpan di belas kaleng lem dan juga bungkus rokok.

"Serbuk itu dari hasil uji labvor adalah sabu, dan saat ini dia (Agus) sudah kami tetapkan tersangka dan kami tahan," kata Joko.

Ia mengatakan, dari penggeledahan itu didapati sembilan paket kecil sabu dari berbagai ukuran, diantaranya satu kemasan dengan berat 1,61 gram.

Selain itu, ada 2 pocket kecil sabu dengan berat 0,59 gram, 0,46 gram. Sedangkan 6 pocket kecil berisi sabu dengan berat 0,39 gram dan 0,48 gram dan 0,43 gram, yang di mana Pocket tersebut disimpan di dalam bungkus rokok.

"Dari pengakuannya, dia membeli narkotika jenis sabu yang kemudian membaginya menjadi paket hemat. Dari kemasan itu  ia jual dengan kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 350 ribu," imbuhnya.

Dari data yang dimiliki, Agus adalah residivis peredaran sabu, dan telah diamankan sudah tiga kali.

"Ya namanya residivis, kalau tidak salah dia sudah ketiga kalinya ini," pungkasnya.







Baca Juga: Jaringan Sabu Probolinggo Digulung Polisi, 9 Tersangka Diamankan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.