Senin, 15 Jun 2026 14:43 WIB

Polisi Bentuk Tim Khusus Memburu Penyebar Hoax Penculikan Anak

Tersangka percobaan pencurian Rahmawati yang disangka penculik anak saat diperiksa polisi
Tersangka percobaan pencurian Rahmawati yang disangka penculik anak saat diperiksa polisi

jatimnow.com - Polisi memmebtuk tim khusus untuk memburu penyebar hoax penculikan anak di Banyuwangi. Kasus yang beredar di Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari sebenarnya adalah pencurian.

Berdasarkan hasil penyidikan Polsek Rogojampi, penangkapan Rahmawati (44) yang sempat di massa merupakan kasus percobaan pencurian. Bukan penculikan anak, seperti yang beredar di media sosial di Banyuwangi kemarin.

Bahkan, kabar adanya penculikan anak tersebut dengan cepat diketahui Polda Jatim. Sehingga Kabid Humas Polda, Kombes Pol Frans Barung Mengera mengeluarkan statement bahwa kabar tersebut adalah hoax.

Dari informasi yang dihimpun, Satuan Reskrim Polres Banyuwangi telah melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Rogojampi untuk menyelidiki siapa pengunggah video penangkapan pelaku yang disangka penculik anak dan beredar di medsos.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Prathista Wijaya mengatakan, Tim Khusus tersebut untuk menyelidiki dan mencari oknum yang mengunggah pertama kali isu penculikan anak.

Sebab, menurutnya, akibat kabar hoax tersebut, massa yang berjumlah ratusan menggeruduk kantor Desa Patoman yang saat itu pelaku yang sangka penculik anak telah ditangkap.

Akibatnya yang lain, sepeda motor Rahmawati yang digunakan sebagai sarana mencuri dibakar massa yang diduga tersulut berita bohong tersebut.

"Tim yang kita bentuk akan mem-back-up Polsek Rogojampi guna mengungkap pelaku pembuat hoax penculikan anak tersebut," jelas AKP Panji, Kamis (1/11/18).

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan kroscek terlebih dahulu terhadap sebuah informasi. Apalagi yang belum jelas sumbernya.

Seperti yang terjadi kemarin, lanjutnya menceritakan, sejak penangkapan pelaku percobaan pencurian yang disangka penculik anak, sekitar 1 hingga 1,5 jam kemudian sekitar 500 massa berkumpul di Balai Desa Patoman tempat Rahmawati diamankan.

"Selain itu hoax ini meresahkan masyarakat. Sebelum menyebarkan informasi melalui media sosial, sebaiknya lebih dulu dikroscek kebenarannya," tegasnya.

Dikabarkan hendak menculik anak kecil di Dusun Patoman Timur, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Rahmawati (44) dihajar massa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu Rahmawati, warga Desa/Kecamatan Panji,  Situbondo ini diketahui sudah berada di dalam rumah Lutfiyah.

Aksinya ini, dipergoki oleh pemilik rumah. Ia pun mencoba kabur dan dikejar oleh pemilik rumah.

Kapolsek Rogojampi, Kompol Suharyono menegaskan bahwa isu penculikan seperti yang beredar di masyarakat tidak benar.

Karena, saat Rahmawati masuk ke rumah Lutfiyah, anaknya yang bernama Sintia sedang berada di rumah bibinya.

"Tidak benar, sekali lagi tidak benar ada penculikan. Ini percobaan pencurian sesuai pasal 362 juncto pasal 63 KUHP," tegasnya.




 





 

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.