Kamis, 18 Jun 2026 07:46 WIB

Gawat! Kurir Sabu 5,5 kg Ini Diindikasi Jaringan Narkoba Antar Negara

  • Penulis :
  • | Senin, 19 Mar 2018 17:47 WIB
Tersangka Nandi saat berada di BNNP Jatim.
Tersangka Nandi saat berada di BNNP Jatim.

jatimnow.com - Kurir sabu dengan barang bukti seberat 5,5 kg  Nandi Tri Misyar, yang ditangkap beberapa waktu lalu di Jembatan Suramadu pada Selasa (6/3/2018) lalu, diindikasi kuat ikut dalam jaringan narkoba antar negara.

Hal ini disampaikan oleh, Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Budi Santoso. Berdasar keterangan Bambang, penyidik telah menelusuri jaringan narkoba yang diikuti Nandi selama 13 hari. Nandi diketahui sering pergi ke luar negeri untuk keperluan bisnis.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

"Ternyata dari pengembangan, kami menemukan sebuah paspor aktif milik tersangka (Nandi) ini. Sudah beberapa kali tersangka melakukan perjalanan ke Malaysia," sebut Bambang Budi Santoso, Senin (19/3/2018).

Selain terus menelusuri jaringan Nandi melalui paspor itu, petugas BNNP Jatim juga terus melakukan penelusuran secara IT maupun manual. Sebab jaringan bandar narkoba yang mempekerjakan Nandi, diduga jaringan antar negara.

"Memang, kesimpulan kami sementara, tersangka ini masuk dalam jaringan bandar narkoba Malaysia - Indonesia," beber Bambang.

Tidak tanggung-tanggung, bandar membayar Nandi untuk membawa sabu seberat 5,5 Kg dari Kepulauan Riau menuju Tanjung Perak Surabaya, dengan upah cukup mahal.

Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Kota, 4 Tersangka Diringkus

Nandi diiming-imingi ongkos Rp 30 juta, Namun Nandi terendus dan ditangkap pada Selasa (6/3/2018) lalu, sekitar pukul 04.00 Wib. Nandi disergap sebelum menyeberang ke Madura melalui Jembatan Tol Suramadu.

Baca juga: Jaringan Bandar Antar Pulau Disergap di Suramadu, Sabu 5 Kg Disita

Bambang melanjutkan, saat ini tim Bidang Pemberantasan BNNP Jatim sudah menyebar ke lapangan untuk melakukan penelusuran otak dari penyelundupan sabu 5,5 Kg tersebut.

Baca Juga: Polres Ponorogo Amankan Pengedar Narkoba Asal Madiun, Sita 301 Gram Sabu

"Bandar besarnya sedang kami buru. Mudah-mudahan berhasil. Kami masih bekerja untuk itu," tandasnya.

Sementara itu, tersangka Nandi berdalih jika dirinya baru sekali menjadi kurir narkoba. Namun terkait paspor atas namanya, Nandi membenarkan jika dirinya sering bepergian ke Malaysia.

"Tapi saya ke Malaysia untuk bekerja," bantahnya. Kendati begitu, Nandi saat ini sudah mendekam di tahanan karena terbukti membawa sabu 5,5 Kg tersebut.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.