Kamis, 16 Jul 2026 13:18 WIB

Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 15 Jul 2026 11:10 WIB
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat meninjau pembangunan irigasi. (Foto: DIskominfo for jatimnow.com)
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat meninjau pembangunan irigasi. (Foto: DIskominfo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mematangkan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian daerah. Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran total mencapai Rp312 miliar yang didistribusikan sepanjang tahun anggaran 2025 hingga 2026 demi memastikan fasilitas penunjang pertanian berfungsi secara optimal.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat meninjau proyek saluran irigasi di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Senin (13/6/2026). Langkah besar ini diambil untuk menggenjot produktivitas pangan melalui optimalisasi lahan serta perbaikan menyeluruh pada jaringan irigasi di berbagai wilayah Kabupaten Jember.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini, pembangunan infrastruktur pertanian tersebut akan dilakukan secara terintegrasi dan bertahap.

"Salah satu fokus kami hari ini adalah proyek optimalisasi lahan seluas 20 hektare yang terletak di Desa Wonojati," ujarnya.

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Ia menambahkan bahwa target program ini akan meluas secara signifikan pada tahun ini. Selain perluasan lahan produktif, Pemkab Jember juga memprioritaskan penyediaan pasokan air bagi para petani. Pemerintah daerah menjadwalkan pembangunan Irigasi Pompa (Irpom) yang direncanakan tersebar di hampir 100 titik strategis, lengkap dengan penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern.

"Untuk tahun 2026 ini, target optimalisasi lahan kita menjangkau luasan yang jauh lebih besar, hingga 7.070 hektare," ungkapnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Menariknya, skema pengerjaan rangkaian proyek pertanian ini tidak diserahkan ke pihak ketiga, melainkan menerapkan sistem swadaya yang melibatkan masyarakat setempat secara langsung.

Melalui pendekatan padat karya ini, Gus Fawait berharap dampak dari anggaran ratusan miliar tersebut bisa langsung dirasakan oleh warga. Selain memperbaiki infrastruktur fisik pertanian, keterlibatan warga sekitar sebagai tenaga kerja diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi instan berupa peningkatan pendapatan masyarakat Jember.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Saat ini harga daging sapi di Lamongan tembus Rp130 ribu perkilogram.

Cuaca Jatim Hari Ini Kondusif, Hanya Sumenep Waspada Angin Kencang

jatimnow.com – Memasuki pertengahan Juli 2026, kondisi cuaca di mayoritas Provinsi Jawa Timur (Jatim) terpantau sangat kondusif dan bersahabat untuk aktivitas l

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2.633.000 per Gram

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis (16/7/2026), mengalami penurunan sebesar Rp2.000 menjadi Rp2.633.000 per gram. Simak daftar lengkap harganya di sini.

Capaian CKG Masih 20 Persen, Dinas Kesehatan Tulungagung Sasar Pelajar Usai MPLS

Tahun ini ditargetkan 46 persen penduduk di Tulungagung mengikuti program CKG ini.

Gunakan Alat Sederhana, Kemenag Tulungagung Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

Kalibrasi dilakukan bertetapat dengan fenomena matahari berada tepat di atas Ka'bah.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warga disarankan untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.