Kamis, 16 Jul 2026 13:19 WIB

Gunakan Alat Sederhana, Kemenag Tulungagung Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 16 Jul 2026 08:13 WIB
Proses kalibrasi kiblat yang dilakukan Kemenag Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Proses kalibrasi kiblat yang dilakukan Kemenag Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tulungagung melakukan kalibrasi arah kiblat. Kalibrasi ini dilakukan bertepatan dengan terjadinya fenomena astronomi matahari berada tepat di atas Ka'bah atau Rashdul Kiblat. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan akurasi arah kiblat bagi umat Islam.

Kepala Kemenag Tulungagung, Afif Fauzi mengatakan fenomena ini terjadi setiap bulan. Masyarakat dapat melakukan kalibrasi untuk memastikan arah kiblat sesuai.

Baca Juga: Capaian CKG Masih 20 Persen, Dinas Kesehatan Tulungagung Sasar Pelajar Usai MPLS

"Setiap tanggal 15 dan 16 Juli matahari berada tepat di atas Ka'bah. Momentum ini kami manfaatkan untuk mengecek arah kiblat," ujarnya, Rabu (15/7/2026) sore.

Pengecekan arah kiblat dilakunan melalui pengamatan langsung bayangan sinar matahari pada pukul 16.27 WIB. Secara metode, sebenarnya tidak terlalu rumit dan masyarakat dapat melakukannya.

"Cukup menancapkan suatu benda yang berdiri tegak, maka akan terbentuk bayangan dari sinar matahari untuk mengukur akurasi arah kiblat," terangnya.

Bagi masjid yang akan dibangun, sebaiknya dapat melakukan pengukuran arah kiblat. Sedangkan masjid yang sudah berdiri, penyesuaian arah kiblat dapat dilakukan sesuai keyakinan masing-masing.

"Tapi, akan lebih sempurna jika pelaksanaan salat dilakukan dengan menghadap arah kiblat yang tepat," jelasnya.

Baca Juga: Tekan Angka Kasus HIV/Aids Remaja, KPA Tulungagung Gencar Sosialisasi di MPLS

Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama, Yasin menambahkan, pengukuran arah kiblat menggunakan alat sederhana seperti lot atau bandul, kompas dan busur derajat. Kemenag Tulungagung melakukan pengamatan di dua titik.

"Untuk metode pengamatan secara langsung ditemukan sudut arah kiblat diangka 24 derajat dari arah barat ke utara," imbuhnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama, Syafa'an mengungkapkan, selain menggunakan metode pengamatan langsung, juga dapat menggunakan rumus segitiga dengan membandingkan titik koordinat pengamatan dan koordinat Ka'bah di Mekah.

Baca Juga: Empat SD di Tulungagung Tak Dapat Siswa Baru, Tunjangan Guru Batal Cair

"Titik koordinat biasanya menggunakan lokasi di kecamatan. Hasilnya, didapatkan arah kiblat sekitar 24 derajat dari arah barat ke utara," paparnya.

Apabila masyarakat ingin melakukan pengukuran arah kiblat secara resmi, mereka dapat mengajukan permohonan ke Kemenag Tulungagung yang diketahui oleh kepala desa setempat. Nantinya akan diterjunkan tim teknis untuk pengukuran arah kiblat di lapangan.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Saat ini harga daging sapi di Lamongan tembus Rp130 ribu perkilogram.

Cuaca Jatim Hari Ini Kondusif, Hanya Sumenep Waspada Angin Kencang

jatimnow.com – Memasuki pertengahan Juli 2026, kondisi cuaca di mayoritas Provinsi Jawa Timur (Jatim) terpantau sangat kondusif dan bersahabat untuk aktivitas l

Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Berdasarkan informasi di lapangan, seorang warga setempat juga diduga ikut menjadi korban keracunan setelah menyantap menu MBG yang sama.

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2.633.000 per Gram

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis (16/7/2026), mengalami penurunan sebesar Rp2.000 menjadi Rp2.633.000 per gram. Simak daftar lengkap harganya di sini.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warga disarankan untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.

Tundukkan Inggris, Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Pertandingan ini kembali menghidupkan rivalitas klasik Argentina–Inggris yang sudah melegenda sejak “Hand of God” Maradona 1986.