Kamis, 16 Jul 2026 12:16 WIB

Lama Tak Buka Kios, Ratusan Pedagang Pasar Tradisional di Tulungagung Ditegur

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 09 Jul 2026 10:20 WIB
Kondisi kios di Pasar Wage Tulungagung yang banyak tutup. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Kondisi kios di Pasar Wage Tulungagung yang banyak tutup. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan pedagang di pasar tradisional mendapat surat teguran dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung. Hal ini dikarenakan para pedagang tersebut tercatat tidak aktif berjualan di pasar tradisional.

Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Tulungagung, Muhammad Khabib mengatakan, total ada sebanyak 938 pedagang yang mendapat surat teguran. Dimana sebanyak 563 pedagang yang tidak aktif berjualan berasal dari Pasar Wage.

Baca Juga: Capaian CKG Masih 20 Persen, Dinas Kesehatan Tulungagung Sasar Pelajar Usai MPLS

"Pedagang yang mendapat surat teguran memang sudah lama tidak berjualan. Sehingga kios atau lapak mereka kosong tak terpakai," ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Surat teguran ini diberikan untuk memastikan mereka masih berjualan kembali atau tidak. Apabila mereka memutuskan tidak berjualan kembali, maka Disperindag Tulungagung meminta Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dikembalikan.

"Ada pedagang yang masih ingin berjualan ada juga yang mengembalikan SITU kepada kami," terangnya.

Secara umum para pedagang yang tidak aktif berjualan masih ingin bertahan. Namun mereka terkendala biaya operasional yang tinggi, saat membuka lapak.

Baca Juga: Gunakan Alat Sederhana, Kemenag Tulungagung Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

"Karena biaya operasional tinggi mereka memilih untuk tutup. Apalagi kondisi pasar sepi dari pembeli," jelasnya.

Salah satu contohnya adalah pedagang Pasar Wage Tulungagung. Meski dulu dikenal sebagai pusat komoditas konveksi dan garmen, sekarang kondisi pasar sudah lesu.

"Bahkan untuk pedagang daging di Pasar Wage sudah hilang," paparnya.

Baca Juga: Tekan Angka Kasus HIV/Aids Remaja, KPA Tulungagung Gencar Sosialisasi di MPLS

Saat ini Disperindag Tulungagung masih berupaya mencari solusi untuk dapat mengembalikan gairah pedagang pasar tradisional yang tidak berjualan. Jika mengandalkan revitalisasi, pihaknya terkendala dengan anggaran.

"Kami masih cari solusi agar pasar-pasar yang ditinggal pedagang bisa ramai lagi," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Saat ini harga daging sapi di Lamongan tembus Rp130 ribu perkilogram.

Cuaca Jatim Hari Ini Kondusif, Hanya Sumenep Waspada Angin Kencang

jatimnow.com – Memasuki pertengahan Juli 2026, kondisi cuaca di mayoritas Provinsi Jawa Timur (Jatim) terpantau sangat kondusif dan bersahabat untuk aktivitas l

Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Berdasarkan informasi di lapangan, seorang warga setempat juga diduga ikut menjadi korban keracunan setelah menyantap menu MBG yang sama.

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2.633.000 per Gram

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis (16/7/2026), mengalami penurunan sebesar Rp2.000 menjadi Rp2.633.000 per gram. Simak daftar lengkap harganya di sini.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warga disarankan untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.

Tundukkan Inggris, Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Pertandingan ini kembali menghidupkan rivalitas klasik Argentina–Inggris yang sudah melegenda sejak “Hand of God” Maradona 1986.