Usai Kerjakan Skripsi, Mahasiwi UIN Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
- Penulis : Bramanta
- | Sabtu, 27 Jun 2026 18:32 WIB
jatimnow.com - Seorang mahasiswi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung berinisal S (25), ditemukan meninggal dunia di kamar kos. Mahasiswi jurusan Pariwisata Syariah ini meninggal setelah lembur mengerjakan tugas skripsi bersama temannya.
Pamapta 1 Polres Tulungagung, Ipda Aiman Dzaky mengatakan sekitar pukul 14.30 WIB polisi mendapat laporan adanya mahasiswa yang meninggal dunia di kamar kos Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Petugas yang mendapat laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan.
Baca Juga: Ribuan Anak di Tulungagung Tak Sekolah, Dinas Pendidikan Lakukan Hal Ini
"Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Dari hasil keterangan saksi diketahui korban merupakan mahasiswi Semester 8 di UIN SATU Tulungagung. Usai pulang dari kampus, korban bersama temannya datang ke kos untuk mengerjakan tugas skripsi.
"Korban bersama temannya mengerjakan tugas skripsi hingga Sabtu pukul 03.00 WIB di kamar kosnya," terangnya.
Usai mengerjakan skripsi korban dan temannya istirahat di kamar kos. Pukul 06.00 WIB teman korban keluar dari kamar kos, sedangkan korban masih tertidur. Setelah itu, temannya datang ke kos untuk melihat korban pada pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: Pantai di Tulungagung Tak Bisa Tarik Tiket Masuk, PAD Turun 50 Persen
"Pukul 08.00 WIB teman korban sempat mengecek kondisinya yang masih tertidur. Baru pukul 10.00 WIB korban diketahui meninggal dunia," jelasnya.
Mahasiswi asal Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan, Trenggalek itu diduga telah meninggal dunia sejak delapan jam sebelum ditemukan. Jenazah korban dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan visum luar.
"Korban diduga meninggal delapan jam lalu," paparnya.
Baca Juga: Power Metal dan Marjinal Bakal Guncang Tulungagung Distorsi 2026
Dari keterangan pihak keluarga, diketahui korban memiliki riwayat jantung. Namun selama tinggal kuliah, korban tidak pernah mengeluhkan soal penyakit yang dimiliki.
"Kalau dari keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung," pungkasnya.
Editor : Bramanta