Minggu, 28 Jun 2026 13:36 WIB

Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 28 Jun 2026 08:30 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

jatimnow.com - Kepala Dinas Sosial Kota Probolinggo, Siti Romlah, menegaskan bahwa masyarakat dapat melaporkan apabila mengetahui ada penerima bantuan sosial (bansos) yang terlibat dalam aktivitas judi online (judol).

"Kalau ada penerima bansos yang main judol bisa dilaporkan ke kita," ujar Siti Romlah saat dikonfirmasi. Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga: OJK Jember Ajak Pemerintan Daerah Kolaborasi Waspadai Pinjol dan Judol

Ia menjelaskan, penerima bansos yang terbukti bermain judi online akan dikenai sanksi berupa penghentian bantuan sosial. Menurutnya, proses tersebut dilakukan secara otomatis karena sistem data pemerintah telah terintegrasi.

"Kalau penerima bansos yang main judol, dari Kementerian Sosial otomatis dihentikan bansosnya karena sistem sudah terintegrasi dengan OJK," katanya.

Selain penghentian bantuan, pemblokiran rekening penerima bansos yang diduga terlibat judi online juga dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) sebagai penanggung jawab Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: 300 CCTV Segera Terpasang di Kota Probolinggo, Terintegrasi Layanan 112

"Untuk pemblokiran nomor rekening penerima bansos dengan alasan diduga terlibat judol, itu dilakukan langsung oleh Pusdatin sebagai penanggung jawab data DTSEN," jelasnya.

Kebijakan tersebut sejalan dengan langkah Kementerian Sosial yang tengah melakukan evaluasi terhadap penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebelumnya menyatakan bahwa rekening penerima bansos yang terbukti digunakan untuk aktivitas judi online akan dievaluasi dan berpotensi tidak lagi menerima bantuan.

Baca Juga: Dishub Probolinggo Evaluasi Andalalin 3 Proyek, Antisipasi Macet Sejak Dini

Berdasarkan hasil koordinasi Kementerian Sosial dengan PPATK, ditemukan ratusan ribu penerima bansos yang terindikasi sebagai pemain judi online. Dari 28,4 juta NIK penerima bansos dan 9,7 juta NIK pemain judi online pada 2024, terdapat sekitar 571.410 NIK yang terindikasi menerima bansos sekaligus terlibat judi online. 

Temuan ini menjadi dasar pemerintah untuk memperketat pengawasan dan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

PMI Jember dan Jepang Evaluasi Program Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama mitranya dari Jepang melakukan evaluasi terhadap program kesiapsiagaan dan pengurangan

DASS 100 Tahun Gontor Pukau Ribuan Penonton, Santri dan Guru Tampil Spektakuler

Beragam pertunjukan seni disajikan secara megah, mulai dari teater, reog, tari-tarian nusantara, tari mancanegara seperti Jepang dan India, hingga konser musik.

Surabaya Cerah Sepanjang Hari, Akhir Pekan Cocok untuk Aktivitas Luar Ruangan

Tidak terlihat indikasi hujan pada rentang waktu prakiraan yang ditampilkan BMKG Juanda.

Usai Kerjakan Skripsi, Mahasiwi UIN Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Usai pulang dari kampus, korban bersama temannya datang ke kos untuk mengerjakan tugas skripsi.

Tol Prosiwangi Tahap 1 Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Cuma Sejam

Konstruksi utama Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 (Gending-Besuki) telah rampung 100 persen. Jasa Marga memastikan waktu tempuh ke wilayah timur Jawa akan terpangkas signifikan.

Ribuan Anak di Tulungagung Tak Sekolah, Dinas Pendidikan Lakukan Hal Ini

Berdasarkan data jumlah anak tidak sekolah di Tulungagung mencapai 7.100 jiwa. Dengan rincian 5.544 anak kategori drop out (DO) dan 1.556 anak belum pernah bersekolah (BPB).