Minggu, 28 Jun 2026 13:36 WIB

Ribuan Anak di Tulungagung Tak Sekolah, Dinas Pendidikan Lakukan Hal Ini

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 27 Jun 2026 14:15 WIB
Kantor Dinas Pendidikan Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Kantor Dinas Pendidikan Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pendidikan Tulungagung mengungkap data anak tidak sekolah tembus 7.000 jiwa. Hal itu didasarkan pada Pusat Data dan Teknologi Pendidikan (Pusdatin) Kementerian Pendidikan.

Kasi Kelembagaan Bidang SD Dinas Pendidikan Tulungagung, Rifka Zuyun Umadah mengatakan berdasarkan data jumlah anak tidak sekolah di Tulungagung mencapai 7.100 jiwa. Dengan rincian 5.544 anak kategori drop out (DO) dan 1.556 anak belum pernah bersekolah (BPB).

Baca Juga: Usai Kerjakan Skripsi, Mahasiwi UIN Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

"Data anak tidak sekolah sifatnya general. Jadi tidak hanya anak usia sekolah, tapi juga ada orang usia 25 tahun ke atas yang tidak pernah sekolah," ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Pihak dinas sendiri telah menjalankan program untuk menyelesaikan masalah anak tidak sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Mereka juga menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung.

"Kami datangi langsung anak tidak sekolah satu per satu. Jika mereka masih ingin bersekolah akan kami fasilitasi ke lembaga pendidikan," terangnya.

Baca Juga: Pantai di Tulungagung Tak Bisa Tarik Tiket Masuk, PAD Turun 50 Persen

Terdapat dua skema yang dijalankan untuk mengatasi masalah anak tidak sekolah. Pertama memfasilitasi ke pendidikan formal dan kedua memasukan ke pendidinan nonformal.

"Sudah 100 anak lebih yang sudah kami fasilitas bersekolah lagi. Mereka adalah anak usia sekolah dari jenjang SD, SMP dan SMA," jelasnya.

Baca Juga: Power Metal dan Marjinal Bakal Guncang Tulungagung Distorsi 2026

Meskipun begitu, Dinas Pendidikan Tulungagung juga mengalami kendala untuk mengajak anak bersekolah kembali. Biasanya anak menolak sekolah ketika dia sudah mendapat pekerjaan.

"Kami menemukan anak yang tidak mau bersekolah kembali, karena sudah nyaman bekerja. Atau ada juga anak yang merasa sudah cukup mendapat pendidikan dimiliki," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

PMI Jember dan Jepang Evaluasi Program Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama mitranya dari Jepang melakukan evaluasi terhadap program kesiapsiagaan dan pengurangan

DASS 100 Tahun Gontor Pukau Ribuan Penonton, Santri dan Guru Tampil Spektakuler

Beragam pertunjukan seni disajikan secara megah, mulai dari teater, reog, tari-tarian nusantara, tari mancanegara seperti Jepang dan India, hingga konser musik.

Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

“Kalau ada penerima bansos yang main judol bisa dilaporkan ke kita," ujar Siti Romlah.

Surabaya Cerah Sepanjang Hari, Akhir Pekan Cocok untuk Aktivitas Luar Ruangan

Tidak terlihat indikasi hujan pada rentang waktu prakiraan yang ditampilkan BMKG Juanda.

Tol Prosiwangi Tahap 1 Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Cuma Sejam

Konstruksi utama Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 (Gending-Besuki) telah rampung 100 persen. Jasa Marga memastikan waktu tempuh ke wilayah timur Jawa akan terpangkas signifikan.

Film Foufo Angkat Talenta Surabaya dan Madura, Tayang 9 Juli

Film Foufo karya Bayu Skak melibatkan talenta Surabaya dan Madura, menggelar gala perdana di Surabaya sebelum tayang nasional 9 Juli 2026.