Selasa, 23 Jun 2026 19:08 WIB

RS William Booth Surabaya Daftarkan 100 Pekerja Rentan ke BPJS Ketenagakerjaan

Penyerahan simbolis kepesertaan berlangsung dalam kegiatan Sarasehan RS William Booth Surabaya pada Rabu (10/6). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Penyerahan simbolis kepesertaan berlangsung dalam kegiatan Sarasehan RS William Booth Surabaya pada Rabu (10/6). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 100 pekerja rentan di sekitar RS William Booth Surabaya kini mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda (SERTAKAN). Bantuan tersebut diberikan selama enam bulan sebagai bentuk kepedulian sosial rumah sakit terhadap masyarakat sekitar.

Penyerahan simbolis kepesertaan berlangsung dalam kegiatan Sarasehan RS William Booth Surabaya pada Rabu (10/6).

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Acara tersebut dihadiri unsur Muspika, tokoh masyarakat Kelurahan Darmo, jajaran manajemen rumah sakit, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa.

Melalui program tersebut, para pekerja didaftarkan pada dua manfaat perlindungan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Perlindungan itu diharapkan dapat membantu pekerja menghadapi risiko sosial dan ekonomi yang mungkin muncul saat menjalankan aktivitas pekerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa, Ryan Gustaviana, menyambut baik langkah yang dilakukan RS William Booth Surabaya dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Baca Juga: 1.900 Petugas Sensus Ekonomi Surabaya Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

“Kami mengapresiasi partisipasi RS William Booth Surabaya dalam Program SERTAKAN dengan memberikan perlindungan kepada 100 pekerja rentan di sekitar lingkungan rumah sakit. Langkah tersebut menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan saat bekerja,” kata Ryan.

Menurut dia, keterlibatan dunia usaha dan institusi layanan kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan jumlah pekerja yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Ryan berharap inisiatif RS William Booth Surabaya dapat diikuti perusahaan maupun rumah sakit lain di berbagai wilayah.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

“Kami berharap semakin banyak perusahaan dan rumah sakit yang ikut melindungi pekerja rentan di lingkungan sekitarnya. Semakin luas partisipasi yang terbangun, semakin banyak pula pekerja yang memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Program SERTAKAN menjadi salah satu upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan yang belum terjangkau program jaminan sosial.

Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, perlindungan bagi pekerja diharapkan semakin merata dan berkelanjutan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.