Senin, 22 Jun 2026 15:30 WIB

Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

Survei Indeks Keyakinan Konsumen (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)
Survei Indeks Keyakinan Konsumen (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)

jatimnow.com – Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, keyakinan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Provinsi Jawa Timur terbukti tetap kokoh. Hal ini tecermin dari hasil survei konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Mei 2026 yang mencatatkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Timur di level 122,6.

Angka yang berada jauh di atas ambang batas optimis (indeks >100) tersebut sekaligus melampaui pencapaian IKK secara nasional yang berada di angka 120,9.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengungkapkan bahwa solidnya keyakinan konsumen ini ditopang oleh persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi prospek ekonomi dalam enam bulan ke depan.

"Keyakinan yang tetap kuat ini didukung oleh Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) yang tercatat sebesar 116,2 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 129,0," jelas Ibrahim.

Ibrahim merinci, capaian IKE yang baik didorong oleh optimisme masyarakat terkait penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, serta aktivitas pembelian barang tahan lama yang tetap terjaga.

Sementara itu, tingginya IEK mencerminkan masyarakat Jatim masih sangat yakin bahwa prospek usaha, peningkatan pendapatan, dan perluasan lapangan kerja ke depan akan tetap positif.

Baca Juga: Gubes Unair Bongkar Biang Kerok Pelemahan Rupiah dan Strategi Penyelamatannya

Tren optimisme ini terjadi secara merata di seluruh kota/ kabupaten pantauan BI di Jawa Timur, yang meliputi Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember.

Lebih lanjut, survei BI juga membedah pola pengelolaan keuangan rumah tangga masyarakat Jawa Timur pada Mei 2026. Alokasi pengeluaran masyarakat didominasi kebutuhan konsumsi harian dengan rincian untuk konsumsi 70,1 persen, tabungan 18,1 persen, dan pembayaran cicilan 11,7 persen.

Meski indikator domestik menunjukkan performa impresif, Ibrahim tetap memberikan catatan kewaspadaan. Dinamika ekonomi global, khususnya eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah, harus terus dicermati karena berpotensi memengaruhi tingkat optimisme konsumen di masa mendatang.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Sebagai informasi, Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia di Jawa Timur merupakan indikator bulanan yang digunakan untuk mengukur persepsi rumah tangga yang menjadi salah satu komponen penghitung pertumbuhan ekonomi daerah.

Saat ini, survei dilakukan secara ketat dengan metode stratified random sampling terhadap 900 rumah tangga responden, di mana pengumpulan data utamanya dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview). Penilaian menggunakan metode balance score, di mana angka di atas 100 mengartikan bahwa masyarakat berada di zona optimis.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.