Senin, 22 Jun 2026 15:04 WIB

Relawan di Tulungagung Meninggal Dunia Usai Kerja Bakti di Candi Dadi

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 15 Jun 2026 09:20 WIB
Korban saat dievakuasi turun dari kawasan Candi Dadi. (Foto: Polsek Boyolangu for jatimnow.com)
Korban saat dievakuasi turun dari kawasan Candi Dadi. (Foto: Polsek Boyolangu for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang relawan dilaporkan meninggal dunia saat melakukan kerja bakti pembuatan saluran air, di Candi Dadi, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Korban diketahui bernama Amanul Huda (59), warga Desa Kepatihan, Kecamatan Tulungagung. Korban diketahui sempat mendapat pertolongan medis dari seorang dokter di lokasi kejadian. 

​Kapolsek Boyolangu, AKP Retno Pujiarsih mengatakan peristiwa tersebut terjadi Minggu (14/6/2026). Saat itu korban bersama 15 rekannya dari komunitas SABDA (Sahabat Bumi dan Budaya) alumni SMUKED sedang melakukan aksi kerja bakti pembuatan saluran air di area candi. Rombongan tersebut diketahui tiba di lokasi sejak pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

​"Saat berangkat menuju lokasi, korban tidak mengeluhkan sakit atau gangguan kesehatan apa pun kepada rekan-rekannya," ujarnya, Senin (15/6/2026).

​Menurut keterangan saksi, insiden bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika rombongan sedang beristirahat. Saat tengah makan dan bersantai, kondisi korban tiba-tiba menurun drastis. Korban terlihat lemas seketika sebelum akhirnya jatuh tak sadarkan diri.

​Rekan-rekan korban segera memberikan pertolongan pertama dan memanggil seorang dokter yang saat itu berada di sekitar lokasi. Sayangnya, meski telah mendapatkan penanganan medis darurat, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

​Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban turun dari kawasan Candi Dadi. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka mencurigakan pada tubuh korban.

​Retno menambahkan, pihak keluarga korban telah memberikan keterangan terkait riwayat kesehatannya. Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi sejak dua bulan terakhir.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

​"Keluarga sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.