Bareskrim Polri Gerebek Diduga Gudang Penimbunan BBM Subsidi di Jember
- Penulis : Yanuar D
- | Senin, 08 Jun 2026 21:10 WIB
jatimnow.com - Bareskrim Mabes Polri menggerebek sebuah gudang diduga sebagai tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Dusun Krasak Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jumat (5/6/2026) dini hari.
Pengakuan warga sekitar inisial SA, ada petugas kepolisian datang ke gudang tersebut sebelum police line melingkar ditembok dan pintu pagar.
Baca Juga: Bareskrim Bongkar Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi, 330 Pelaku Diamankan dalam 13 Hari
“Saya tahu ada garis polisi itu paginya, setelah dilakukan penggerebekan oleh puluhan aparat kepolisian yang datang dengan mengendarai sekitar 15 unit mobil malam harinya," katanya, Minggu (7/6/2026).
Selain mengamankan 10 orang, Bareskrim Polri juga mengamankan kendaraan di halaman Satlantas Polres Jember, truk tangki Nopol AD 9780 LC.
Paktisi hukum di Jember, Mohammad Husni Thamrin yang sekarang sedang menangani dugaan penyimpangan BBM di SPBU Tegal Besar mengonfirmasi kabar penggerebekan gudang penimbunan BBM di Ajung.
"Benar itu terjadi, saya sudah dari TKP, sekarang garis polisinya sudah dicopot. Truk tangki non subsidi yang diduga biasa dipakai untuk mengangkut solar subsidi untuk dijual ke industri oleh pelaku, sekarang disita Bareskrim dan dititipkan di halaman Satlantas Jember," ungkapnya.
Ditambahkan Thamrin, Bareskrim harus mengusut semua pelaku, termasuk pemilik dan penadahnya.
Baca Juga: Polres Gresik Bongkar Gudang Penimbunan Solar Subsidi di Ujungpangkah dan Panceng
“Penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh para pelaku usaha terjadi karena dibekingi oknum aparat penegak hukum atau kekuatan politik tertentu," jelasnya.
Menurutnya, berbagai pernyataan oleh pimpinan negara atau penegak hukum yang akan menindak pelakunya, seakan bertentangan dengan fakta yang terjadi.
"Bahwa pelakunya ternyata dibekingi aparat. Saya berharap berbagai pernyataan itu tidak sekedar jargon hanya untuk membuktikan kepada masyarakat, bahwa pemerintah terus berupaya menegakkan hukum," pintanya.
Baca Juga: Polres Lamongan Ciduk Penimbun BBM Subsidi, Pakai Modus Surat Rekomendasi
Sementara Kapolres Jember AKBP. Bobby A Condroputra, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya tim Mabes Polri yang datang ke Jember, namun untuk detail terkait penggerebekan gudang yang diduga tempat penimbunan BBM, pihaknya meminta wartawan untuk menanyakan ke Kasatreskrim.
"Silahkan tanya ke Kasatreskrim, soalnya Kasat yang mendampingi tim Mabes Polri sejak awal," pungkasnya.
Sedangkan Kasatreskrim Polres Jember AKP. Angga Riatma, saat dikonfirmasi menyatakan, bahwa pihaknya tidak berwenang untuk memberikan pernyataan, karena tidak ada pendelegasian dari Mabes Polri.
Editor : Yanuar D