Senin, 22 Jun 2026 08:11 WIB

Cawapres Ma'ruf Amin di Malang Doakan Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air

Cawapres KH. Ma'ruf Amin saat pertemuan dengan ulama dan pimpinan Ponpes NU di Kota Malang, Senin (29/10/2018).
Cawapres KH. Ma'ruf Amin saat pertemuan dengan ulama dan pimpinan Ponpes NU di Kota Malang, Senin (29/10/2018).

jatimnow.com - Peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 mendapat perhatian dari Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH. Ma'ruf Amin.

Hal ini ia sampaikan saat pertemuan dengan ulama dan pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Nahdatul Ulama (NU) di Hotel Harris, Kota Malang, Senin (29/10/2018).

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, Pemerintah Diminta Intervensi Maskapai

"Saya ingin menyampaikan belasungkawa atas peristiwa jatuhnya Pesawat Lion Air dengan penerbangan dari Jakarta menuju Kepri (Kepulauan Riau) Pangkal Pinang yang jatuh di Karawang," ucap Ma'ruf Amin.

Ia juga mendoakan seluruh korban supaya mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan dan pihak keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran.

"Mudah-mudahan mereka yang jadi korban diterima oleh Allah dan dimaafkan segala kesalahannya. Keluarga yang ditinggalkan dapat menerima musibah ini dengan ikhlas dan sabar. Mudah-mudahan dibalas oleh Allah," tuturnya.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta supaya seluruh penerbangan berhati-hati, sehingga kecelakaan serupa tidak terjadi lagi.

"Saya berharap juga semua penerbangan lebih berhati-hati supaya terhindar dari kecelakaan yang sebenarnya bisa diantisipasi," jelasnya.

Baca Juga: Dampingi Wapres Buka iConASET 2024, Pj Gubernur Jatim: Cetak SDM Unggul lewat PT

Menurutnya, peristiwa kecelakaan pesawat tersebut bisa dihindari jika seluruh maskapai komitmen terhadap pengawasan armada pesawat dan elemen lainnya.

"Saya kira pengawasan dan supervisi yang ketat. Pengawasan harus benar-benar ketat," tegasnya.

Ia juga meminta pihak maskapai bila terjadi sedikit saja kerusakan teknis di pesawat, sebaiknya tidak diberangkatkan terlebih dahulu daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kalau memang tidak ada sesuatu, silahkan berangkat, tapi kalau ada sesuatu, jangan diberangkatkan, itu bahaya. Saya kira itu harus jadi perhatian," jelasnya.

Baca Juga: Rekapitulasi KPU Jatim untuk Pilpres Tuntas, Ini Hasilnya

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Jumlah total korban yang ada di dalam pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang ini sebanyak 189 orang. Terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 anak, 2 bayi, pilot dan kopilot serta 6 awak kabin.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.