Minggu, 21 Jun 2026 20:26 WIB

Ternyata, Jadwal Awal Penerbangan Alfiani Bukan ke Pangkal Pinang

Rindang Wahyu Wijayanti menunjukkan chatting terakhir dengan Alfiani.
Rindang Wahyu Wijayanti menunjukkan chatting terakhir dengan Alfiani.

jatimnow.com – Rindang Wahyu Wijayanti, Guru Bahasa Inggris Alfiani di SMAN 1 Dolopo, Madiun mengatakan sebenarnya jadwal penerbangan Alfiani Hidayatul Solikah bukan pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang.

Namun, jadwal penerbangan pramugari asal Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun itu dijadwalkan terbang ke Medan.

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, Pemerintah Diminta Intervensi Maskapai

"Dia (Alfiani) sempat buat status. Bahwa seharusnya jadwalnya ke Medan, bukan ke Pangkal Pinang. Tapi diubah mendadak," kata Rindang ditemui jatimnow di rumah duka, Senin (29/10/2018).

Karena mungkin sudah takdir, akhirnya jadwal penerbangan Alfiani diubah. "Ya entahlah. Seharusnya tidak di pesawat tersebut. Ini jadi korban, mungkin takdir," ujar Rindang sambil menahan isak tangis.

Rindang mengaku masih tidak percaya anak didik kesayangannya itu ikut terlibat dalam jatuhnya pesawat Lion Air.

Ia mengaku, memang sempat lost kontak dengan muridnya itu. Namun, beberapa bulan terakhir ini, Alfiani menghubunginya kembali.

Baca Juga: Pesawat Super Jet Rute Lombok-Jakarta Mendarat Darurat di Bandara Juanda

"Setelah Alfiani lulus, saya lost kontak beberapa saat. Kemudian Alfiani WhatsApp dan hampir tiap hari saya selalu komunikasi dengan dia," katanya.

Oleh karena itu, dia berharap ada mujizat bagi anak tunggal dari pasangan Sukarti dan Slamet itu. "Semoga ada mujizat. Doa yang terbaik buat siswa saya," harapnya.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga: Mengunjungi Rumah Kapten Suwanda di Sidoarjo, Korban Pesawat Jatuh BSD Tangsel

Jumlah total korban yang ada di dalam pesawat JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang ini sebanyak 189 orang. Terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 anak, 2 bayi, pilot dan kopilot serta 6 awak kabin.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.