Minggu, 07 Jun 2026 17:27 WIB

Mbak Vinanda Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Program MERATA

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 02 Jun 2026 20:05 WIB
Mbak Vinanda saat membuka Bimtek Pokmas Pelaksana Program Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan (MERATA). (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Mbak Vinanda saat membuka Bimtek Pokmas Pelaksana Program Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan (MERATA). (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan beberapa hal penting terkait pelaksanaan Program MERATA. Hal tersebut disampaikan saat membuka Bimtek Pokmas Pelaksana Program Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan (MERATA), Selasa (2/6/2026). Acara dilaksanakan di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti oleh Kasi Ekbang beserta 3 pelaksana swakelola. Lalu secara zoom diikuti Camat, Lurah, dan Pokmas.

"Keberhasilan pembangunan ini bukan hanya ditentukan dari ketersediaan anggaran. Melainkan juga ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Oleh karena itu program MERATA ini berupaya untuk mendorong partisipasi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Mbak Vinanda menjelaskan dalam pelaksanaan program MERATA nanti masyarakat diharapkan bukan hanya sebagai penerima manfaat, namun juga menjadi pelaku utama dalam pembangunan. Program ini bukan hanya sekedar pembangunan fisik di tingkat kelurahan. Apabila berpatokan hanya pada estetika tanpa memperhatikan manfaat tentunya semua akan mubazir.

“Kita niatkan program MERATA ini sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pembangunan yang betul-betul lahir dari kebutuhan masyarakat. Kemudian dilaksanakan masyarakat dan manfaatnya nyata dirasakan oleh masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kota Kediri Sepi Peminat, Sistem Asrama Jadi Kendala

Program MERATA dirancang agar pembangunan tidak hanya berpusat pada titik tertentu. Tetapi menyentuh seluruh wilayah secara adil, merata dan memperhatikan potensi lokal daerah di masing-masing kelurahannya. Masyarakat harus berperan serta dalam program ini. Program MERATA hadir untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Agar program ini berjalan sesuai aturan, butuh pengawasan bukan hanya dari OPD namun juga dari masyarakat. Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat melalui mekanisme swakelola bukan hanya sekedar melibatkan masyarakat sebagai pelaksana. Tetapi juga bentuk penguatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Agar bisa menjadi bagian penting dalam seluruh proses pembangunan.

"Saya tegaskan kepercayaan ini harus diikuti dengan tanggung jawab yang besar. Artinya Bapak Ibu selaku pokmas akan mengelola seluruh kegiatan pembangunan yang berasal dari uang negara yang mana setiap rupiah dipertanggungjawabkan secara benar, transparan dan akuntabel. Bimtek hari ini menjadi bekal Bapak Ibu dalam menjalankan pembangunan agar di kemudian hari tidak timbul masalah hukum," tegasnya.

Baca Juga: Antisipasi Macet Saat CFN 6 Juni, Stasiun Kediri Imbau Penumpang Datang Lebih Awal

Pada kesempatan ini, wali kota termuda ini menekankan lima arahan penting dalam pelaksanaan progran MERATA. Pertama, kerja sesuai aturan bukan kebiasaan. Mematuhi pedoman teknis dan administrasi. Kedua, jaga integritas sejak perencanaan. Hindari memanipulasi spesifikasi dan laporan. Pembangunan harus tuntas fisik, administrasi dan hukum. Ketiga, perkuat fungsi pengawasan. Memastikan pekerjaan sesuai rencana dan segera berkoordinasi apabila muncul kendala. Keempat, mengedepankan transparasi dan keterbukaan. Kelima, jaga nama baik institusi.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.