Jenazah Korban Kedua Wisawatan Terseret Ombak di Jember Telah Ditemukan
- Penulis : Bramanta
- | Selasa, 02 Jun 2026 10:10 WIB
jatimnow.com - Tim SAR gabungan menemukan korban kedua wisatawan yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Seruni Payangan di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Sebelumnya kakak beradik Barokatul Hidayat (27) san Rifki (22) warga Dusun Karang Kebom, Desa Suci, Kecamagan Panti dilaporkan hilang terseret ombak pada Sabtu (30/5/2026). Korban bernama Barokatul Hidayat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia kemarin pagi pukul 05.30 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan Senin (1/6/2026) malam sekitar Pukul 21.00 WIB, petugas kembali mendapat informasi adanya mayat yang mengapung di perairan Payangan.
Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong
Mereka kemudian mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi. Dari hasil identifikasi jenazah tersebut dipastikan Rifki (22).
Selanjutnya, jenazah korban Rifki dibawa menuju Puskesmas Ambulu untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember
Dengan ditemukannya korban kedua, maka seluruh korban dalam kejadian tersebut telah ditemukan.
"Dengan telah ditemukannya seluruh korban, maka Operasi SAR di Pantai Payangan diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ungkapnya, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan
Operasi SAR melibatkan unsur dari Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Jember, Polsek Ambulu, Koramil Ambulu, Polairud Polres Jember, Pos TNI AL Puger, SAR Rimba Laut Payangan, Destana Panti, Baret Rescue, Siluman Rescue, Senkom Jember, serta masyarakat setempat.
"Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi, kerja sama, dan dedikasi seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang telah membantu selama pelaksanaan operasi," pungkasnya.
Editor : Bramanta