Kamis, 18 Jun 2026 00:53 WIB

Puluhan Ribu Umat Islam Larut dalam Sholawat Bersatu untuk NKRI

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 28 Okt 2018 19:47 WIB
Puluhan ribu jamaah saat acara Kabupaten Malang Bersholawat.
Puluhan ribu jamaah saat acara Kabupaten Malang Bersholawat.

jatimnow.com - Puluhan ribu jamaah menghadiri acara Kabupaten Malang Bersholawat di Lapangan parkir Stadion Kanjuruhan, Sabtu (27/10/2018).

Acara bertema "Bersatu untuk NKRI Guna Keselamatan Bangsa dan Negara" itu merupakan hasil kerja bareng sejumlah organisasi islam di Kabupaten Malang yaitu Nahdatul Ulama, Dewan Masjid, Forum Santri Nasional (Forsana) yang didukung penuh Pemkab Malang.

Baca Juga: HUT ke-11 PT MNJ Dihadiri 20 Ribu Jamaah, Panjatkan Doa untuk Perdamaian Dunia

Habib Abdurahman Baraqbah, pimpinan Khodimul Majelis Riyadlul Jannah yang mengawali acara tersebut berharap lantunan zikir dan sholawat ini bisa menembus arsy dan menghasilkan energi untuk menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

Sedangkan pengasuh Ponpes (PP) Langitan Tuban KH Agoes Machsum Faqih (Gus Maksum) yang datang sebagai tamu mengingatkan kepada umat muslim untuk menjaga persaudaraan di tengah perbedaan yang kian meruncing akhir-akhir ini.

“Sebagai bangsa yang dikaruniai keberagaman, marilah kita bersyukur dengan menjadikan keberagaman sebagai harmoni. Tidak menjadikan perbedaan sebagai perpecahan tetapi sebagai rahmat dari Allah SWT untuk bangsa,” terang pencetus hastag #2019TetapBersaudara tersebut.

Karenanya, sebagai negara dengan penganut muslim terbesar di dunia, umat Islam Indonesia harus bisa menjaga keutuhan NKRI hingga hari akhir nanti.

Apalagi Republik Indonesia ini lahir merupakan hasil perjuangan yang membutuhkan korban jiwa, raga hingga materi tak terhitung dari darah para alim ulama dan santri untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi.

Baca Juga: Kiai Asep Minta Pengurus NU Berbenah: Jangan Berebut Komisaris dan Keuntungan Tambang

“Tantangan yang kita hadapi nanti akan semakin berat. Kita pasti akan mampu menghadapi jika bersatu padu. Ukhuwah wathaniyah harus kembali diteguhkan. Siapapun kita, apa pun suku dan golongannya, kita tetap bersaudara. Kita semua adalah anak-anak ibu pertiwi,” tegasnya.

Sementara itu, KH Anwar Iskandar, pengasuh PP AL Amin Kediri Kota yang jadi pembicara terakhir, juga sempat mengingatkan akan peran umat Islam sebagai generasi penerus yang wajib menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di acara yang berlangsung hingga minggu dinihari tersebut, KH Anwar Iskandar membandingkan tantangan ulama di masa lalu dengan saat ini maupun masa mendatang.

Baca Juga: Disparbud Malang Target 4,3 Juta Kunjungan Wisatawan dengan Travel Pattern

“Dulu, karomah ulama dan kiai atas izin Allah SWT bisa mengusir Inggris dan Belanda yang ingin kembali menjajah negeri ini. Mereka punya keunggulan teknologi dan senjata lebih modern. Faktanya, ketika Mbah kiai Hasyim Ashari mengeluarkan fatwa yang menjadi dasar keluarnya resolusi jihad, ghiroh untuk membela bangsa dan negara memenuhi dada jutaan umat Islam di republik yang baru diproklamasikan. Perlawanan mereka turut memberi andil besar dalam mengusir bangsa penjajah,” bebernya.

Sedangkan ulama saat ini maupun di masa mendatang, punya tantangan untuk menghadapi musuh tak terlihat.

“Inilah proxy war. Perang yang tidak terlihat tapi bisa menggerus NKRI dan umat Islam. Mulai dari paham radikal hingga radikalisme dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan tersebarnya informasi-informasi hoaks di dunia maya,” katanya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.