Volume Kendaraan Menuju Selatan Jatim via Tol Surabaya–Gempol Meningkat
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Sabtu, 16 Mei 2026 11:20 WIB
jatimnow.com – Momen libur panjang peringatan Kenaikan Yesus Kristus 2026 memicu peningkatan mobilitas masyarakat di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume kendaraan, khususnya pada arus lalu lintas yang mengarah ke wilayah selatan Jawa Timur seperti Porong, Malang, dan Kota Batu.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa peningkatan ini didorong antusiasme masyarakat untuk berwisata maupun bersilaturahmi selama periode libur panjang.
Baca Juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol
"Momentum libur panjang dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan menuju kawasan selatan yang dikenal sebagai destinasi wisata favorit. Hal ini terlihat jelas dari peningkatan volume kendaraan di Gerbang Tol (GT) Kejapanan," ungkap Ria, Sabtu (16/5/2026).
Berdasarkan pencatatan JTT, pergerakan kendaraan menunjukkan tren yang terpusat ke arah destinasi wisata alam dan hiburan di Malang Raya.
Baca Juga: Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang
Untuk pergerakan menuju arah Malang melalui GT Kejapanan 1, tercatat sebanyak 9.025 kendaraan melintas. Angka ini mengalami kenaikan 2,80% dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 8.779 kendaraan.
Berbanding terbalik untuk kendaraan yang bergerak menuju arah Jakarta melalui GT Kejapanan 2, tercatat sebanyak 6.907 kendaraan, atau mengalami penurunan 4,06�ri volume lalu lintas normal di angka 7.199 kendaraan.
Baca Juga: Libur Panjang Idul Adha 2026, Tol Pandaan-Malang Dilintasi 225 Ribu Kendaraan
Meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan di lajur menuju selatan, Ria memastikan kondisi lalu lintas secara umum di Ruas Surabaya-Gempol masih terpantau lancar dan terkendali.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk memastikan kesiapan fisik dan kendaraan sebelum bepergian. Jangan lupa memeriksa kecukupan saldo uang elektronik (e-Toll) sebelum memasuki jalan tol, serta selalu patuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keamanan bersama," pungkas Ria.
Editor : Dadang Kurnia