Jumat, 19 Jun 2026 18:14 WIB

Ahmad Jauhar Fikri, Kandidat Termuda Ketua DPC PKB Lamongan

Saleho (kiri) saat menyerahkan blangko pendaftaran (foto: Totok for jatimnow.com)
Saleho (kiri) saat menyerahkan blangko pendaftaran (foto: Totok for jatimnow.com)

jatimnow.com – Nama Ahmad Jauhar Fikri atau yang akrab disapa Saleho kini mencuat sebagai salah satu kandidat kuat Ketua DPC PKB Lamongan.

Kehadirannya cukup mengejutkan, sebab di usianya yang masih 33 tahun, ia tercatat sebagai calon termuda se-Jawa Timur. 

Baca Juga: Muscab PKB Lamongan, 3 Kandidat Kuat Siap Berebut Kursi Ketua

Generasi milenial ini menjadi penantang serius di tengah dominasi tokoh senior seperti Ketua DPC PKB Haji Ghofur, Ketua DPRD Lamongan M Fredy Wahyudi, dan Ketua Bapemperda DPRD Lamongan Suherman.  

Potensi Saleho dinilai besar, terutama karena pasar pemilih muda di Lamongan masih terbuka lebar. Rekam jejaknya di dunia aktivisme dan politik menjadi modal penting dalam kontestasi kali ini.  

Perjalanan politik Saleho berawal dari ruang aktivisme kampus IAIN Sunan Ampel Surabaya (kini UIN Sunan Ampel) pada 2011.

Melalui organisasi PMII, ia menempuh proses panjang hingga dipercaya menjadi Ketua Cabang PMII Surabaya Selatan pada 2014. 

Pria yang dikenal gemar menenteng buku Tan Malaka ini sukses melahirkan sejumlah program pengembangan organisasi.  

Pasca kepemimpinannya di PMII, Saleho mulai berkiprah di DPW PKB Jawa Timur. Ia banyak membantu kesekretariatan dan mengawal kebijakan pimpinan DPW. 

Tahun 2019 menjadi babak baru ketika ia dipercaya bekerja di Jakarta, mengawal kebijakan partai dalam skala nasional.  

Momentum penting datang pada Muswil DPW PKB Jatim 2025, ketika Saleho ditunjuk sebagai Wakil Sekretaris DPW PKB Jatim di bawah kepemimpinan Gus Halim dan Multazamudz Dzikri. 

Dari sini namanya semakin dikenal, hingga akhirnya masuk dalam bursa calon Ketua DPC Lamongan.  

Proses panjang Muscab DPC Lamongan mengantarkan Saleho sebagai salah satu kandidat. Ia telah mengikuti seluruh tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), baik di Malang maupun yang digelar DPP PKB.  

Dengan tagline 'Berjuang hingga Tuntas', Saleho menegaskan komitmennya terhadap keputusan partai. 

"Saya sudah mengikuti seluruh rangkaian Muscab hingga UKK tahap kedua. Selebihnya, siapapun yang jadi harus dihormati bersama. Sebab, ini adalah keputusan tertinggi partai dan tidak bisa diganggu gugat,” ujarnya.  

Kehadiran Ahmad Jauhar Fikri menjadi sinyal penting bahwa PKB tidak alergi terhadap sosok baru. 

Kesempatan anak muda untuk tampil di panggung politik terbuka lebar, dan Saleho menjadi representasi generasi milenial yang siap mengabdi.  

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.