Jumat, 12 Jun 2026 05:14 WIB

Terinfeksi Leptospira, Warga di Tulungagung Meninggal Dunia

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 14 Mei 2026 11:55 WIB
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Aris Setiawan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Aris Setiawan. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang warga Tulungagung meninggal dunia akibat terinfeksi bakteri leptospira. Bakteri ini ditularkan melalui kotoran tikus yang terinfeksi atau leptospirosis. Selain itu puluhan pasien juga dinyatakan positif suspek leptospirosis. Angka kasus penyakit ini relatif sama dengan tahun lalu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Aris Setiawan mengatakan, berdasarkan data sejak Januari hingga Mai 2026 tercatat ada 13 suspek leptospirosis. Dimana 11 suspek diantaranya positif leptospirosis.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

"Dari 13 suspek, dua dinyatakan negatif leptospirosis. Suspek yang dinyatakan positif alhamdulillah mulai sembuh," ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Penyakit leptospiroris dapat tertular melalui kotoran tikus yang terinfeksi bakteri. Biasanya, orang yang tertular tidak mengetahui bahwa air atau makanan yang dikonsumsi sudah terpapar kotoran tikus. Penyakit ini cenderung menyerang fungsi liver. Sehingga seseorang yang terjangkit leptospirosis akan muncul penyakit kuning di sekitar mata, tangan atau kaki.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

"Vektor penyakit leptospirosis adalah tikus sawah. Apalagi di Tulungagung masih banyak warga yang bekerja di sawah," jelasnya.

Aris meminta kepada warga yang bekerja di sawah untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Apabila memiliki keluhan demam, pusing dan nyeri bisa segera periksa ke Puskesmas terdekat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

"Kalau habis kontak dengan kotoran tikus, mohon segera sampaikan ke petugas kesehatan. Sehingga dapat dilakukan deteksi dini agar tidak lebih fatal, salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.