Senin, 22 Jun 2026 10:58 WIB

Kompensasi TPA Klotok Kediri Cair, Warga Pojok Serbu Bank Jatim

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 12 Mei 2026 18:15 WIB
Suasana pencairan kompensasi TPA Klotok di Bank Jatim. (Foto: Nanik for jatimnow.com)
Suasana pencairan kompensasi TPA Klotok di Bank Jatim. (Foto: Nanik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Kediri mulai menyalurkan kompensasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok untuk warga Kelurahan Pojok, mulai Senin (11/5/2026). Hingga hari ini, Selasa (12/5/2026) warga terdampak terlihat memadati Bank Jatim terdekat.

Ampri (52) warga RT 17, RW 04, Kelurahan Pojok mengaku lega setelah menerima kompensasi dari Pemerintah Kota Kediri.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

"Alhamdulillah, sudah senang saja, semoga berkah," ujarnya saat ditemui di Bank Jatim daerah Semen.

Ampri berharap hubungan antara warga dan pemerintah tetap berjalan baik sehingga tidak ada lagi kendala maupun aksi protes seperti yang sempat terjadi sebelumnya.

“Harapan ke depan ya terus lancar, enggak ada kendala sama sekali. Enggak demo-demo seperti yang kemarin-kemarin,” katanya.

Ia juga mengaku sudah puas dengan hasil yang diterima dan bersyukur atas bantuan yang diberikan.

“Sudah puas. Saya alhamdulillah sudah dikasih rezeki, semoga berkah rezekinya,” tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu, warga lainnya, Tami Kristiani (46), penghuni Perumahan Wilis 2 Kelurahan Pojok yang masuk Ring 3 menilai besaran kompensasi yang diberikan sebenarnya tidak cukup jika untuk membeli masker dalam waktu satu tahun, Meski begitu, ia tetap bersyukur atas nilai yang diberikan.

"Uang sekian apa cukup buat beli masker satu tahun? Kan ya enggak cukup. Kalau diperhitungkan, bisa. Tapi kan ya enggak apa-apa daripada kita enggak dapat," ujarnya.

Ia berharap ke depan, ada evaluasi yang lebih tepat terkait pembagian wilayah ring terdampak agar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Diketahui, jumlah penerima manfaat bansos kompensasi tahun 2026 sebanyak 3.315 kepala keluarga (KK). Jumlah tersebut terdiri dari warga Ring 1 hingga Ring 4.

Besaran kompensasi yang diterima warga mengalami kenaikan di seluruh zona juga mengalami kenaikan pada tahun ini. Untuk warga Ring 1, bantuan ditetapkan sebesar Rp1.852.208 atau naik 48,18 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara Ring 2 menerima Rp734.524, Ring 3 sebesar Rp587.619, dan Ring 4 sebesar Rp293.810. Ketiganya mengalami kenaikan sebesar 6,84 persen.

Penyaluran kompensasi ini diharapkan dapat menjadi langkah positif untuk menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat sekitar TPA, sekaligus menjadi perhatian bersama dalam penanganan dampak lingkungan ke depan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.