Senin, 15 Jun 2026 06:32 WIB

Diperpanjang hingga Probolinggo, Penumpang Commuter Line Supas Melonjak

Stasiun Probolinggo. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)
Stasiun Probolinggo. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Kebijakan perpanjangan rute operasional Commuter Line Supas hingga ke Stasiun Probolinggo yang digulirkan sejak 1 Maret 2026 lalu membuahkan hasil manis. Memasuki bulan ketiga pelaksanaannya, KAI Commuter mencatat tren pertumbuhan penumpang yang sangat positif sekaligus memberikan efek domino bagi perekonomian warga sekitar.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, memaparkan bahwa kehadiran Commuter Line Supas kini telah menjadi moda transportasi andalan yang terintegrasi bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga: KAI Daop 8 Layani Lebih dari 1 Juta Pelanggan Sepanjang Mei 2026

"Kami melihat antusiasme yang sangat besar dari masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Integrasi layanan ini telah meningkatkan aksesibilitas masyarakat secara signifikan. Ini mencerminkan kebutuhan tinggi akan transportasi publik yang efisien dan tepat waktu," ungkap Karina melalui siaran tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan data evaluasi yang dihimpun KAI Commuter, rata-rata volume pengguna harian pada periode Maret-April 2026 mengalami lonjakan berkisar antara 26 hingga 59 persen jika dibandingkan dengan periode sebelum perpanjangan (Januari-Februari 2026).

Khusus untuk pergerakan di Stasiun Probolinggo sendiri, Karina menambahkan bahwa stasiun ini kini melayani rata-rata 312 penumpang naik dan 293 penumpang turun pada hari kerja (weekday). Angka ini melonjak tajam pada akhir pekan (weekend), dengan rata-rata 696 penumpang naik dan 480 penumpang turun.

Lebih dari sekadar angka penumpang, kemudahan akses transportasi ini turut memberikan dampak berantai terhadap perputaran roda ekonomi daerah.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo, aktivitas ekonomi di kawasan sekitar stasiun menunjukkan tren penguatan yang siginifikan. Sektor yang paling merasakan dampak positif ini meliputi perdagangan, jasa, hingga kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Kehadiran rute baru Commuter Line Supas mempermudah jalur distribusi barang dan kelancaran mobilitas para pelaku usaha. Di sisi lain, integrasi moda transportasi ini juga memberikan angin segar bagi sektor pariwisata daerah, karena wisatawan kini jauh lebih mudah menjangkau titik-titik destinasi di Probolinggo.

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan, ketepatan waktu, dan keamanan. Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan layanan Commuter Line Supas memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi Probolinggo,” tutup Karina.

 

Berikut adalah rincian data rata-rata pengguna harian dari empat perjalanan Commuter Line Supas usai diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo:

1. KA 453 (Pemberangkatan Surabaya pukul 01.50 WIB): Rata-rata 233 orang per hari (sebelumnya 147 orang), naik 59%.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

2. KA 459 (Pemberangkatan Surabaya pukul 18.10 WIB): Rata-rata 1.183 orang per hari (sebelumnya 919 orang), naik 29%.

3. KA 454 (Keberangkatan Probolinggo pukul 04.10 WIB): Rata-rata 895 orang per hari (sebelumnya 710 orang), naik 26%.

4. KA 460 (Pemberangkatan Probolinggo pukul 21.22 WIB): Rata-rata 418 orang per hari (sebelumnya 269 orang), naik 55%.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.