Kamis, 18 Jun 2026 01:31 WIB

Rapat Pleno TPAKD 2026, Wali Kota Kediri Tekankan Digitalisasi dan Literasi Keuangan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 07 Mei 2026 22:15 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan dalam Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2026. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan dalam Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2026. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memberikan arahan dalam Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2026. Acara berlangsung di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Kamis (7/5/2026). Melalui TPAKD, Pemerintah Kota Kediri terus mendorong literasi keuangan dan digitalisasi layanan keuangan guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Peran TPAKD hari ini semakin strategis. Kita tidak hanya bicara tentang membuka akses, tetapi memastikan bahwa akses tersebut benar-benar dipahami, dimanfaatkan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Mbak Vinanda menjelaskan berdasar data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025 menunjukkan, tingkat literasi keuangan nasional masih berada di angka 66,46 persen, lebih rendah dibandingkan tingkat inklusi yang sudah mencapai 80,51 persen. Artinya, banyak masyarakat yang sudah menggunakan layanan keuangan, tetapi belum sepenuhnya memahami manfaat dan risikonya. Inilah yang kemudian membuka celah terjadinya pinjaman ilegal, judi online, hingga penipuan investasi.

"Karena itu, rakor hari ini menjadi sangat penting. Saya berharap, forum ini mampu menghasilkan program kerja yang tidak hanya memperluas akses, tetapi juga meningkatkan kualitas pemanfaatannya. Lebih tepat sasaran, punya target jelas, dan bisa kita evaluasi secara berkala," jelasnya.

Wali kota termuda ini mengungkapkan saat ini tidak lagi cukup hanya fokus pada perluasan titik layanan atau sekadar pembukaan rekening. Harus melangkah lebih jauh serta memastikan bahwa layanan tersebut digunakan secara aktif, produktif, dan aman. Termasuk di dalamnya adalah penguatan literasi keuangan, serta keberpihakan yang lebih konkret kepada kelompok sasaran prioritas seperti pelaku UMKM, pekerja sektor informal, perempuan, dan pemuda. Untuk Tahun 2026, target Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) Kota Kediri berada di angka 7,58. Terdapat beberapa prioritas program kerja yang perlu dikawal bersama.

Pertama, peningkatan jumlah rekening melalui program Kejar. Edukasi sejak dini menjadi kunci. Harus ditanamkan kesadaran kepada anak-anak sejak bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Bahwa memiliki rekening adalah bagian dari kebiasaan keuangan yang sehat. Kedua, peningkatan jumlah pinjaman UMKM melalui program seperti Kumapan maupun skema pembiayaan lain dengan bunga rendah.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Namun, ini tidak hanya soal akses pembiayaan, UMKM juga harus didorong untuk naik kelas melalui transaksi digital, pencatatan keuangan yang lebih tertib, dan pemanfaatan ekosistem keuangan digital. Ketiga, yang sangat krusial, yaitu peningkatan literasi keuangan. Edukasi harus lebih masif, lebih terarah, dan lebih kontekstual. Terutama, bagi kelompok sasaran prioritas seperti pelaku UMKM, pekerja sektor informal, perempuan, dan pemuda.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga memiliki kemampuan untuk melindungi diri dari risiko pinjaman ilegal, judi online, dan penipuan investasi," paparnya.

Terakhir, Mbak Vinanda menegaskan agar semua pihak memperkuat sinergi. Bergerak dalam satu irama. Memperkuat pendekatan edukatif yang humanis dan mudah dipahami. Literasi keuangan tidak boleh terasa rumit. Ia harus hadir dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Kita pastikan program kita berbasis data dan tepat sasaran serta bisa dievaluasi secara berkala. Ada pengukuran dampak yang jelas, sehingga kita bisa terus melakukan perbaikan. Saya mengajak Bapak Ibu seluruh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kota Kediri, mari kita berkomitmen dan bersinergi dalam melaksanakan program kerja TPAKD Tahun 2026 sesuai timeline dengan baik," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala OJK Kota Kediri Ismirani Saputri menyampaikan realisasi program kerja TPAKD di tahun 2025. Terdapat enam program kerja yang telah terealisasi. Yakni, Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir KuMapan, satu rekening satu pelajar, Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah, Inklusi dan Literasi Keuangan kepada pelaku usaha, pengembangan Galeri Investasi, serta Kediri Financial Festival dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan. Di tahun 2026 ini, ada beberapa program yang akan dilakukan. Seperti, mengoptimalkan Satu Rekening Satu Pelajar, penyaluran KuMapan, optimalisasi pemanfaatan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, pengembangan Galeri Investasi, serta literasi keuangan bagi pelaku usaha.

“Seperti apa yang disampaikan Mbak Wali tadi kita harus bersinergi. Untuk keberhasilan program-program ini mari kita berkolaborasi mewujudkannya," ungkapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.