Kamis, 18 Jun 2026 20:40 WIB

PBPI Kota Kediri Dilantik, Siap Cetak Atlet Padel untuk PON hingga Olimpiade 2030

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 01 Mei 2026 15:50 WIB
Pelantikan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Pelantikan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Kediri resmi dilantik di Fede Padel Club, Kota Kediri, Jumat (1/5/2025). Di bawah naungan KONI Kota Kediri, PBPI diharapkan mampu memperluas popularitas padel sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi dari Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus PBPI Kota Kediri yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru memiliki tantangan besar karena padel masih tergolong olahraga baru di Indonesia.

Baca Juga: Atlet Kota Kediri, Putra Tri Ramadani Raih Emas di World Climbing Series Praha

“Olahraga padel ini masih baru dan jumlah atlet di tingkat nasional juga masih terbatas. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan olahraga padel agar semakin dikenal masyarakat,” ujarnya, usai pelantikan.

Menurut Mbak Vinanda, pemerintah daerah akan terus mendukung perkembangan olahraga padel, termasuk pembinaan atlet secara terarah agar ke depan Kota Kediri mampu mengirimkan atlet pada berbagai ajang kompetisi regional maupun nasional.

Mbak Vinanda juga menyoroti pentingnya pembinaan usia dini. Menurutnya, selama ini olahraga padel lebih banyak dikenal masyarakat usia di atas 20 tahun, sementara anak-anak dan remaja masih belum banyak mengenalnya.

“Pembinaan harus dimulai sejak usia sekolah, mulai TK, SD hingga remaja. Diperlukan strategi dan pendampingan yang tepat agar anak-anak muda bisa berkembang dan memiliki kemampuan sejak dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PBPI Jawa Timur, Rudie Riesdianto menegaskan bahwa PBPI memiliki visi mengenalkan olahraga padel ke seluruh Indonesia. Ia berharap PBPI Kota Kediri dapat menjadi salah satu motor penggerak perkembangan padel di daerah.

Baca Juga: Liga Padel Berjenjang Resmi Dimulai di Surabaya, Peluang Atlet Muda Terbuka Lebar

“Padel harus menjadi olahraga untuk semua kalangan. Kota Kediri diharapkan bisa menjadi pusat pengembangan padel sekaligus contoh bagi daerah lain,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan padel di Indonesia terus menunjukkan kemajuan. Berbagai turnamen nasional hingga internasional mulai digelar dan olahraga ini juga diproyeksikan masuk dalam ajang PON 2028 di Nusa Tenggara Barat.

“Targetnya pada tahun 2030 padel sudah bisa dipertandingkan di Olimpiade. Karena itu daerah-daerah harus mulai bersiap dari sisi pembinaan atlet dan fasilitas,” ujarnya.

Untuk mendukung target tersebut, Ketua PBPI Kota Kediri sekaligus owner Fede Padel Club, Sam Sonata Hermawan mengatakan akan membentuk akademi padel dengan pembinaan berjenjang mulai kelompok usia di bawah 10 tahun, 14 tahun hingga 16 tahun.

Baca Juga: Padel di Surabaya Kini Lebih Sejuk, Urban Escape Gandeng Atap Mattaka

“Semua kelompok usia akan kami fasilitasi untuk melihat dan mengembangkan potensi atlet sejak dini,” jelasnya.

Sam mengakui jumlah atlet padel saat ini masih terbatas karena olahraga tersebut masih tergolong baru. Namun ia optimistis minat masyarakat akan terus meningkat seiring dibukanya akademi padel dan semakin tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga tersebut.

“Dukungan orang tua juga sangat penting. Kalau orang tua menyukai olahraga padel, biasanya anak-anak juga akan tertarik ikut bermain,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.