Selasa, 16 Jun 2026 17:54 WIB

Pemkot Kediri Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif dalam Sensus Ekonomi 2026

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 30 Apr 2026 18:15 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kota Kediri bersiap menyambut pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), program strategis nasional yang akan diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai tanggal 1 Mei sampai 31 Agustus 2026. Pemerintah Kota Kediri menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, mengatakan SE 2026 merupakan langkah strategis nasional untuk memetakan kondisi dan potensi perekonomian di Indonesia. Secara akurat, mutakhir dan menyeluruh. Data yang berkualitas menjadi dasar merumuskan kebijakan sekaligus menentukan arah pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata pada masyarakat.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Untuk itu Mbak Vinanda mengajak seluruh masyarakat Kota Kediri berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar dan jujur.

“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026, bersama kita perkuat perekonomian dan wujudkan Indonesia yang tangguh,” pesannya, Kamis (30/4/2026).

Sementara itu Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan pendataan menyeluruh terhadap berbagai kegiatan ekonomi, mulai dari ekonomi digital hingga ekonomi lingkunga. Selain itu, sensus ini juga menggambarkan struktur ekonomi berdasarkan wilayah, skala usaha dan jenis usaha, sekaligus karakteristik usaha seperti permodalan, kinerja, daya saing, hingga tantangan dan prospeknya.

“Pelaksanaan SE 2026 bertujuan untuk menyediakan data dasar seluruh unit ekonomi sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan pemerintah dan perencanaan pembangunan. Data ini memiliki manfaat luas baik untuk pemerintah, pelaku usaha, akademisi, peneliti dan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Pengisian kuesioner dilakukan secara mandiri melalui sistem online. Sementara untuk perusahaan besar akan menerima undangan melalui email dan dapat mengisi dengan pendampingan petugas BPS. Untuk menghindari penipuan, Emil mengimbau masyarakat agar memastikan petugas membawa surat tugas resmi, memakai kartu tanda pengenal dari BPS, memakai rompi atau atribut SE 2026 serta membawa perangkat pendataan berupa kuesioner untuk usaha besar atau gawai untuk Usaha Mikro dan Kecil.

“Petugas akan menyesuaikan waktu kunjungan dengan jam operasional usaha. Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan informasi dasar seperti identitas usaha termasuk NIB (jika ada), jumlah tenaga kerja, serta gambaran umum pendapatan dan pengeluaran,” jelasnya.

Berbeda dari sensus sebelumnya, SE 2026 mencakup seluruh sektor ekonomi termasuk pertanian, kehutanan, dan perikanan. Bahkan usaha musiman, usaha keliling maupun usaha yang dilakukan secara online di dalam rumah selama usaha tersebut masih memiliki aktivitas ekonomi maka masuk dalam cakupan SE 2026.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Emil menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kota Kediri untuk berpartisipasi demi kemajuan ekonomi bersama.

“Pendataan ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Jika ada yang meminta uang, itu dipastikan bukan petugas BPS. Data yang Anda berikan hari ini adalah dasar kebijakan yang akan membentuk masa depan ekonomi Kota Kediri,” tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.