Gudang Pangan Impor di Gresik Disidak, Bapanas Pastikan Mutu Terjaga
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Rabu, 29 Apr 2026 01:10 WIB
jatimnow.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah preventif guna membentengi pasar domestik dari serbuan komoditas luar negeri yang tidak layak.
Pengawasan ketat menyasar berbagai pintu masuk dan fasilitas penyimpanan untuk memastikan setiap pangan impor yang beredar memenuhi syarat kesehatan serta keamanan konsumsi bagi ratusan juta penduduk Indonesia.
Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan
Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas, Brigjen Pol Hermawan, menyatakan bahwa supervisi lapangan ini merupakan upaya memperkokoh sistem perlindungan konsumen di level nasional. Pihaknya membidik produk segar asal luar negeri agar tidak lolos ke pasar tanpa verifikasi yang jelas.
"Kepatuhan terhadap standar merupakan harga mati. Keamanan konsumsi 286 juta jiwa rakyat kita baru bisa terjamin jika seluruh aturan dipatuhi tanpa celah," ujar Hermawan saat meninjau gudang PT Nusantara Agro Mandiri (PT NAM) di Gresik, baru-baru ini.
Dalam tinjauan tersebut, Bapanas memeriksa kelayakan fasilitas penyimpanan komoditas. Hermawan menilai manajemen pergudangan yang tertata dan higienis menjadi faktor penentu kualitas barang sebelum didistribusikan ke pedagang maupun konsumen akhir.
Fasilitas milik PT NAM sendiri dianggap telah memenuhi kualifikasi karena memiliki sistem manajemen yang bersih dan luas memadai. Perusahaan ini tercatat sudah mengantongi sertifikasi Standar Pelayanan Penyusunan Bangunan Pangan Segar Asal Tumbuhan (SPPB-PSAT).
Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras
Selain fisik gudang, Hermawan mengingatkan para importir dan distributor mengenai aspek legalitas formal.
"Kepastian nomor izin edar pada setiap produk sangat diperlukan. Ini bertujuan agar pelaku usaha di tingkat pedagang memiliki payung hukum yang jelas dan merasa aman saat menjual barang tersebut ke masyarakat," imbuhnya.
Menanggapi pengawasan tersebut, Direktur PT NAM Vinsen Njotosetiadi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bapanas. Menurutnya, bimbingan teknis dari pemerintah sangat membantu sektor swasta dalam menyelaraskan operasional mereka dengan regulasi yang berlaku.
Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah
Vinsen menjamin bahwa komoditas yang keluar dari fasilitasnya, seperti Kacang Hijau merek Gemini, telah melewati proses verifikasi yang berlapis.
"Kami memastikan produk yang didistribusikan sudah terverifikasi dengan ketat. Hal ini memberikan kepastian bagi mitra distributor kami, baik dari sisi legalitas dokumen maupun keamanan barangnya," kata Vinsen.
Langkah sinkronisasi antara pemerintah dan pelaku usaha ini diharapkan mampu menekan risiko peredaran pangan berbahaya sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar melalui pasokan yang sah dan berkualitas.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-84107-gudang-pangan-impor-di-gresik-disidak-bapanas-pastikan-mutu-terjaga