Rabu, 17 Jun 2026 08:11 WIB

Gus War Desak Pembangunan Alun-Alun Kota Kediri Segera Dilanjutkan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 26 Apr 2026 17:25 WIB
Muhammad Anwar Iskandar atau yang akrab disapa Gus War, tokoh masyarakat sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al-Amien Rejomulyo. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Muhammad Anwar Iskandar atau yang akrab disapa Gus War, tokoh masyarakat sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al-Amien Rejomulyo. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri membuka ruang dialog bersama tokoh masyarakat untuk merumuskan solusi atas terhentinya pembangunan Alun-Alun Kota Kediri. Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Kepala Dinas Kominfo, serta sejumlah tokoh masyarakat Kota Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Anwar Iskandar atau yang akrab disapa Gus War, tokoh masyarakat sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al-Amien Rejomulyo, berharap agar pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Kota Kediri segera dilanjutkan. Ia menilai, kelanjutan pembangunan penting agar kawasan tersebut tidak terlihat kumuh. Kebersihan serta kerapian RTH Alun-Alun dinilai dapat menjadi cerminan warga Kota Kediri yang bersih, tertib, dan tertata.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Di sisi lain, alun-alun sebagai ikon kota juga menjadi tempat bertumpunya para pelaku UMKM. Gus War menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dimulai, kawasan tersebut menjadi ruang masyarakat untuk mencari nafkah. Namun, sejak proyek berjalan, aktivitas tersebut terhenti.

“Dulu sebelum dibangun itu kan tempat masyarakat berjualan mencari nafkah untuk kehidupan sehari-hari, setelah dibangun masyarakat berhenti. Setelah selesai akan memberi kesempatan kepada masyarakat yang sempat terhenti usahanya untuk menjalankan kehidupan jualannya sehari-hari aktif lagi, ini merupakan aspek sosial dan ekonomi yang sangat penting,” terangnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Selain itu, RTH juga berfungsi sebagai ruang rekreasi bagi masyarakat, baik untuk berolahraga santai maupun menghabiskan waktu bersama keluarga. Gus War menilai, jika pembangunan segera diselesaikan dengan baik, manfaatnya akan sangat besar bagi warga.

“Pertama, akan kelihatan wajah dan etalase Kota Kediri yang rapi, bersih, dan baik. Kedua, bisa menghidupkan UMKM. Ketiga, bisa menjadi tempat rekreasi kecil bermain keluarga,” sebutnya.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

Ia menambahkan, jika kondisi mangkrak ini terus berlanjut, akan muncul kesan bahwa masyarakat Kota Kediri tidak peduli terhadap kebersihan dan ketertiban. Karena itu, Gus War berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun rekanan, dapat menyelesaikan persoalan dengan mengedepankan aspek sosial dan kemanusiaan, tidak hanya berfokus pada perhitungan material.

“Jangan semuanya hanya dihitung berdasarkan angka-angka yang bersifat material tapi aspek-aspek sosial, aspek-aspek yang bersifat humaniti juga perlu untuk diperhatikan. semoga bisa segera clear dan terwujud secepatnya,” tutupnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.