Rabu, 17 Jun 2026 20:19 WIB

WFH Hari Pertama Lancar, Pemkot Kediri Imbau ASN Tetap Disiplin dan Berintegritas

  • Penulis : Yanuar D
  • | Senin, 20 Apr 2026 18:30 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri terus mengoptimalkan penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sesuai surat Edaran Walikota Kediri Nomor 800/W.106 /419.203 Tahun 2026 tentang transformasi budaya kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Kediri, skema WFH dan WFO diatur dengan komposisi kehadiran pegawai yakni 60% melakukan WFO dan 40% melakukan WFH.

Di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, berdasarkan Surat Perintah Tugas dari Kepala OPD masing-masing tercatat sebanyak 289 pegawai yang melaksanakan WFH pada hari Jumat (17/4) melalui aplikasi presensi.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Dari kurang lebih 30 OPD, sebanyak 12 OPD tetap diwajibkan bekerja 100�ri kantor karena karakteristik layanan publik yang esensial, seperti BPBD, Satpol PP, Kesbangpol, DLHKP, Dispendukcapil, DPMPTSP, rumah sakit dan Dinas Kesehatan, UPT Dinas Pendidikan, BPKAD, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan serta kecamatan dan kelurahan,” terang Plt Kepala BKPSDM Kota Kediri Yunita Hartutiningsih, Senin (20/4/2026).

Dari jumlah 289 pegawai tersebut, berdasarkan data aplikasi presensi, di hari pertama pelaksanaan WFH sebanyak 214 pegawai yang melakukan tiga aktivitas presensi secara penuh yaitu presensi pagi, siang dan sore. Sementara itu, 75 pegawai lainnya tercatat melakukan  kelalaian dengan tidak melakukan presensi di salah satu sesi.

“Bagi mereka yang lupa presensi di salah satu sesi maka dianggap tidak masuk kerja dan berpengaruh pada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) secara otomatis. Untuk pembinaan diserahkan kepada pimpinan OPD masing-masing sebagai bahan evaluasi,” tambahnya.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Selain faktor disiplin, terdapat sedikit kendala teknis pada aplikasi presensi atau Super App. Hal ini dikarenakan beberapa pegawai belum melakukan pembaruan aplikasi atau mengalami masalah koneksi jaringan saat melakukan presensi dari rumah.

“Ada beberapa ASN yang kesulitan saat melakukan absensi. Untuk itu Mbak Wali menginstruksikan untuk melakukan evaluasi dengan Dinas Kominfo,” ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Sebagai langkah untuk mengukur efektivitas pelaksanaan WFH, Yunita mengatakan telah menyiapkan instrumen pelaporan berupa Google Form bagi seluruh OPD guna mengukur dampak kebijakan di akhir bulan.

“WFH bukanlah bentuk kelonggaran tanpa tanggung jawab, namun ASN tetap dituntut untuk menjaga integritas, profesionalisme dan produktivitas kerja meskipun dari rumah. Pegawai yang sedang menjalankan WFH untuk tidak mematikan alat komunikasi sehingga jika atasan menghubungi sewaktu-waktu, mereka harus siap apabila dibutuhkan selama jam kerja,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.