Senin, 08 Jun 2026 00:32 WIB

Mahasiswa Unusa Siap Go International Lewat Program P2A 2026

Sejumlah pimpinan perguruan tinggi ternama merumuskan keberlanjutan kerja sama regional. (Foto: Humas Unusa for jatimnow.com)
Sejumlah pimpinan perguruan tinggi ternama merumuskan keberlanjutan kerja sama regional. (Foto: Humas Unusa for jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memantapkan posisi dalam peta pendidikan global. Melalui partisipasi aktif pada pertemuan tahunan Passage to ASEAN (P2A) Indonesia Chapter 2026 di Telkom University, Bandung, kampus asal Surabaya tersebut tengah menyiapkan karpet merah bagi mahasiswanya untuk merambah kancah internasional.

Langkah strategis tersebut bertujuan meningkatkan mobilitas akademik lintas negara, mencakup program magang, riset kolaboratif, hingga pertukaran pelajar di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi Unusa guna mencetak lulusan berdaya saing global yang adaptif terhadap dinamika industri dunia.

Direktur Kerjasama dan Pemeringkatan Global Unusa, Dr. Ika Mardiyanti, menjelaskan bahwa bergabungnya kampus dalam konsorsium P2A merupakan kunci pembuka akses kolaborasi yang lebih luas.

Program tersebut dirancang untuk memfasilitasi interaksi antarperguruan tinggi di ASEAN, baik bagi mahasiswa yang ingin belajar ke luar negeri (outbound) maupun mahasiswa asing yang masuk ke Unusa (inbound).

"P2A merupakan wadah internasional yang memudahkan interaksi antar-kampus di ASEAN. Bagi kami, skema tersebut sangat strategis untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas," ungkap Ika di sela diskusi forum bertajuk Strengthening Regional Mobility through Alignment, Reciprocity, and Sustainability.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Pertemuan di Bandung tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan perguruan tinggi ternama, seperti Rektor Telkom University Suyanto, Vice Rector BINUS University Rini Setiowati, hingga Rektor UII Fathul Wahid.

Para akademisi tersebut merumuskan keberlanjutan kerja sama regional agar ekosistem mobilitas pendidikan lebih inklusif dan memberikan dampak nyata bagi mahasiswa.

Bagi Unusa, keselarasan program dan prinsip timbal balik antarkampus menjadi pondasi utama. Penguatan jejaring internasional tersebut tidak hanya memberikan pengalaman global bagi dosen dan mahasiswa, tetapi juga mendongkrak standar kualitas penelitian di level regional.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Keaktifan Unusa dalam forum internasional tersebut membuktikan bahwa kampus berbasis Nahdliyin sanggup bersaing secara inovatif.

Mahasiswa kini memiliki peluang lebih besar untuk mencicipi atmosfer kerja dan riset di luar negeri, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara keseluruhan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.