Senin, 15 Jun 2026 19:42 WIB

Liga Persik 2026, Wadah Pembinaan Talenta Muda Kediri Raya

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 19 Apr 2026 17:15 WIB
Ceremony pembukaan Liga Persik 2026. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Ceremony pembukaan Liga Persik 2026. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Persik Kediri bersama Accurate Professional Performance Analysis dan Universitas Nusantara PGRI Kediri, didukung PSSI Kota Kediri serta PSSI Kabupaten Kediri, menyiapkan pelaksanaan Liga Persik musim 2026 sebagai upaya memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di Kediri Raya.

Kompetisi ini dirancang sebagai wadah bagi akademi dan sekolah sepak bola (SSB) di Kota maupun Kabupaten Kediri untuk mengembangkan potensi pemain muda sejak dini melalui format kompetisi layaknya Liga.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina mengatakan, Liga Persik menjadi bagian dari komitmen klub untuk ikut membangun ekosistem sepak bola daerah dan membuka jalan lahirnya talenta-talenta baru.

"Liga Persik adalah bentuk komitmen kami untuk mendorong seluruh elemen sepak bola di Kediri Raya agar bisa mencapai level tertinggi mereka. Pembinaan usia dini adalah fondasi penting bagi masa depan sepak bola," ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Menurut Farina, kompetisi ini tidak hanya ditujukan bagi pemain muda, tetapi juga menjadi ruang pengembangan bagi pelatih dan ofisial agar semakin siap menuju level profesional.

Liga Persik akan diikuti 12 akademi atau SSB pada setiap musim kompetisi. Seluruh pertandingan dijadwalkan digelar di Kota Kediri dan Kabupaten Kediri dengan mengusung semangat Persik Kediri sebagai Klub Miliknya Kita Semua - tanpa batasan - tanpa jarak - menembus semua limit yang ada.

“Sepak bola bukan hanya soal bermain 90 menit. Di dalamnya ada proses belajar bersama, tumbuh bersama, dan menjunjung fair play. Kami ingin Liga Persik memberi inspirasi bagi semua pihak,” papar Farina.

Kompetisi perdana Liga Persik musim 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada 23 Mei di Kota Kediri.

Farina berharap kehadiran Liga Persik ini dapat mempererat hubungan Persik dengan masyarakat sekaligus menjadi jalur pembinaan pemain lokal menuju level yang lebih tinggi.

“Kami ingin mimpi anak-anak Kediri dalam sepak bola memiliki ruang untuk diwujudkan. Dari Kediri, kami ingin lahir pemain-pemain hebat untuk masa depan,” terangnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atas masukan dan dukungannya terhadap perencanaan penyelenggaraan Liga Persik 2026.

“Terima kasih kepada Mbak Wali. Dengan sinergi ini, kami berharap mampu lahirkan talenta-talenta unggul untuk Persik Kediri hingga Timnas Indonesia,” tambah Farina.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati juga menyampaikan apresiasi atas digelarnya Liga Persik Kediri sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan sepak bola usia muda di Kota Kediri.

“Liga Persik Kediri merupakan langkah strategis dalam membangun fondasi sepak bola Kota Kediri, khususnya pembinaan usia muda. Kami berharap dari kompetisi ini lahir pemain-pemain muda asli Kediri yang bertalenta, berkarakter, menjunjung sportivitas, dan fair play,” ujarnya.

Mbak Vinanda menegaskan Pemerintah Kota Kediri mendukung upaya pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

“Semoga Liga Persik Kediri berjalan lancar, sukses, dan mampu melahirkan generasi pesepak bola yang membanggakan Kota Kediri,” tandasnya.

Terpisah, CEO Accurate Professional Performance Analysis (APPA) Sport, Razan Mahrani mengatakan, dalam pelaksanaan Liga Persik 2026 para pemain akan dibekali data statistik individu serta rekaman video pertandingan sebagai sarana evaluasi dan pengembangan kemampuan.

“Semoga para pemain dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan bermain,” ujarnya.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

Menurut Razan, statistik individu dan analisis performa pemain selama Liga Persik juga akan menjadi modal awal dalam proses seleksi pemain menuju EPA Super League 2026/2027.

Sementara itu, Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo juga menyambut baik atas terselenggaranya kompetisi Liga Persik.

Kompetisi ini diharapkan bisa jadi wadah para pemain remaja. "Jadi untuk pemain U-15 ke U-16 ada outputnya, ada kompetisinya. Ini yang diharapkan oleh teman-teman pemain usia 15 tahun ke atas," ujar Tomi.

Hal senada diungkapkan Plt PSSI Kabupaten Kediri Purwanto. Kompetisi ini diharapkan bisa memunculkan bibit pemain unggulan baru dari Kediri.

"Jadi ada wadahnya, lebih terarah. Kalau kita tarik ke belakang, Kediri banyak memunculkan pemain bagus. ada Musikan, Harianto. Bagi saya ini sangat positif untuk menampung bakat anak-anak muda," ungkap Purwanto.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.