Sabtu, 20 Jun 2026 07:31 WIB

46 Mesin ATM Beras Siap Layani Warga Kediri, Pemkot Pastikan Distribusi Lancar

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 17 Apr 2026 15:00 WIB
Kepala Dinas Sosial Imam Muttaqin saat melakukan monitoring di Kelurahan Setonopande. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Kepala Dinas Sosial Imam Muttaqin saat melakukan monitoring di Kelurahan Setonopande. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Sosial terus mengawal penyaluran program ATM Beras Mapan periode Januari-Februari yang berlangsung mulai minggu ini. Hingga hari kedua penyaluran, secara umum proses distribusi di berbagai kelurahan terpantau aman dan lancar.  Dengan total 46 unit mesin yang tersebar di kelurahan, Dinas Sosial menargetkan pelaksanaan penyaluran selesai dalam waktu satu minggu.

Kepala Dinas Sosial Imam Muttaqin mengatakan kendala teknis sempat terjadi di Kelurahan Ngronggo, di mana mesin ATM beras mengalami gangguan akibat kotoran pada bagian roll.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Kita sudah standby kan masing-masing petugas di setiap kelurahan, untuk keluhan yang cukup berat kita juga sudah sediakan petugas teknisi yang mobile setiap saat. Sehingga jika saat penyaluran terjadi error, bisa langsung diatasi dan tidak menghambat penyaluran,” jelasnya saat melakukan monitoring di Kelurahan Setonopande, Jumat (17/4/2026)

Imam menambahkan saat ini terdapat 46 unit mesin ATM Beras yang merupakan hasil kolaborasi CSR dari sektor perbankan, dunia usaha dan pendidikan. Untuk menjaga performanya, Dinas Sosial berkoordinasi dengan setiap kelurahan yang sudah menyiapkan petugas khusus untuk melakukan perawatan dan kebersihan mesin. Selain itu, petugas juga akan melakukan pengecekan menyeluruh satu hingga dua minggu sebelum jadwal penyaluran guna memastikan seluruh komponen berfungsi optimal.

“Sebelum penyaluran, kami dari Dinas Sosial juga akan keliling untuk memastikan semua mesin ATM Beras bisa berjalan normal,” tambahnya.

Guna memastikan data penerima tepat sasaran, Imam menegaskan Dinas Sosial menggunakan basis data DTSEN desil 1 hingga 4, khususnya bagi masyarakat yang belum menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun BPNT.

"Setelah selesai penyaluran pertama ini akan kita evaluasi mana yang tidak ataupun belum mengambil, kita pastikan apakah yang bersangkutan sudah pindah domisili, meninggal, dsb. Sehingga pada penyaluran berikutnya yakni di bulan Mei nanti betul-betul lebih akurat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Di kesempatan tersebut Imam juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut melakukan pengawasan. Jika ditemukan ketidaktepatan sasaran atau kendala pada mesin di lapangan, masyarakat diimbau untuk segera melapor.

"Saya harap semua penerima dapat mengambil bantuan dan benar-benar digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita juga terbuka untuk menerima saran dan masukan agar program ini tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pesannya.

Sementara itu ditemui usai mengambil bantuan, Dewi Kuntari salah satu penerima warga Setonopande mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ATM Beras. Sebagai ibu rumah tangga sekaligus pemilik warung kopi di pasar, ia merasa terbantu dan berterima kasih karena program ini membantu ekonomi keluarganya. Ia menambahkan bahwa kualitas beras yang diterima termasuk beras premium dengan jumlah 10 liter.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

“Alhamdulillah, terima kasih untuk Pemerintah Kota Kediri karena dengan adanya ATM Beras ini bisa membantu kebutuhan keluarga. Proses pengambilannya pun juga mudah, cepat, tanpa kendala serta dibantu dan didampingi oleh petugas dari kelurahan,” terangnya.

Hal senada disampaikan Seriono. Laki-laki berusia 59 tahun tersebut menyebut bantuan ATM beras sangat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah seperti dirinya. Sebagai orang yang bekerja serabutan, bantuan ini sangat meringankan beban dan mencukupi kebutuhan 3 anggota keluarganya.

“Semoga program ini bisa berkelanjutan agar bisa membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu,” harapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.