Minggu, 21 Jun 2026 06:50 WIB

Mbak Vinanda Hadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 15 Apr 2026 17:35 WIB
Mbak Vinanda bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Mbak Vinanda bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur yang diselenggarakan di Kampus UIN Syekh Wasil Kediri, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Riset Unggulan: PTN Jatim Melaju 2026, Transformasi Digital & Ekonomi Hijau Berbasis SDGs demi Kemandirian Daerah".

Pada kesempatan ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas semangat para rektor perguruan tinggi negeri di Jawa Timur dalam membangun kolaborasi riset unggulan.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

“Semangat panjenengan semua para rektor perguruan tinggi negeri di Jawa Timur membangun tim kolaborasi riset unggulan yang bisa menguatkan peran strategis perguruan tinggi menurut saya adalah niat yang sangat mulia. Semoga diberikan kemudahan, kesuksesan, dan keberkahan oleh Allah SWT. Terima kasih. Kolaborasi riset unggulan bagi perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, supaya Jatim dan Indonesia maju,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Rektor PTN se-Jawa Timur, Nurhasan, menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan bukti sekaligus momentum penting dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi antar perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.

“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga motor penggerak perubahan serta bagian dari pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui tema Sinergi Riset Unggulan: PTN Jatim Melaju 2026, diharapkan seluruh perguruan tinggi dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Hal ini diwujudkan melalui transformasi digital dan pengembangan ekonomi hijau berbasis SDGs guna mendorong kemandirian daerah.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Lebih lanjut disampaikan bahwa sinergi antar PTN dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas institusi dan sektor. Melalui forum ini, para rektor juga sekaligus merumuskan konsorsium untuk mengintegrasikan potensi riset di masing-masing perguruan tinggi, mendorong hilirisasi hasil riset agar memiliki nilai tambah ekonomi, memperkuat ekosistem inovasi berbasis teknologi digital, serta mendukung pencapaian target SDGs secara konkret di Jawa Timur.

Wali Kota Kediri Vinanda Prawmeswati mengungkapkan bahwa rapat kerja tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis riset bagi pembangunan daerah. Peran perguruan tinggi sangat penting, tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Mbak Vinanda juga berharap semua Perguruan Tinggi dapat menjadi jembatan keilmuan yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata di masyarakat. Dengan kekuatan riset dan keilmuan yang dimiliki, diharapkan mampu mendorong program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis potensi lokal.

Baca Juga: DLHKP Kota Kediri Cek Armada Operasional, Pastikan Layanan Tetap Optimal

"Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan, kami optimistis akan lahir inovasi-inovasi yang tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian daerah," pungkasnya.

Hadir pula, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Wahidul Anam, Asisten Pemerintahan dan Kesra Syamsul Bahri, para rektor PTN se-Jawa Timur, serta tamu undangan lainnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.