Minggu, 21 Jun 2026 05:37 WIB

Resah Dengan Kelangkaan Gas LPG, Warga Blitar Ini Buat Kompor Bahan Bakar Limbah

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 14 Apr 2026 10:10 WIB
Andi saat memperlihatkan kompor buatannya. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Andi saat memperlihatkan kompor buatannya. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kelangkaan gas LPG yang belakangan dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah mendorong munculnya inovasi alternatif bahan bakar rumah tangga. Salah satunya datang dari tangan Andi, warga Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Di tengah kondisi sulitnya mendapatkan gas LPG, Andi berhasil menciptakan kompor dengan bahan bakar dari limbah oli dan minyak goreng bekas. Inovasi ini menjadi solusi praktis sekaligus ekonomis bagi warga yang terdampak kelangkaan.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Meski menggunakan bahan bakar dari limbah, performa kompor buatan Andi tidak bisa dipandang sebelah mata. Nyala api yang dihasilkan tampak stabil dan berwarna biru, menyerupai api pada kompor gas elpiji pada umumnya.

Secara bentuk, kompor tersebut memiliki desain sederhana berupa rangka besi yang kokoh. Di bagian tengah terdapat tungku sebagai tempat pembakaran, serta wadah khusus untuk menampung oli dan minyak goreng bekas sebagai bahan bakar utama.

Andi menjelaskan, dalam sekali pengisian bahan bakar, kompor buatannya mampu menyala hingga kurang lebih setengah hari. Ketahanan ini dinilai cukup efisien untuk kebutuhan memasak rumah tangga sehari-hari.

"Kalau untuk kebutuhan memasak sekali kita isi bahan bakar nyalanya bisa tahan kurang lebih setengah hari," ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, ide pembuatan kompor ini muncul dari keresahan pribadi saat kesulitan mendapatkan gas LPG. Ia kemudian mencoba memanfaatkan limbah yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sebagai alternatif bahan bakar.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Tak disangka, inovasi tersebut justru mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang mulai melirik kompor buatannya sebagai solusi di tengah kelangkaan gas.

Bahkan, pesanan kompor tidak hanya datang dari wilayah Blitar dan sekitarnya. Sejumlah pembeli dari luar pulau, seperti Kalimantan Timur, turut memesan kompor buatan Andi karena dinilai lebih hemat dan mudah dioperasikan.

"Ada beberapa yang pesan justru dari luar pulau. Dari Kalimantan Timur. Jadi saya kirim ke sana," imbuhnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Di pasaran, kompor alternatif ini dijual dengan harga sekitar Rp450 ribu per unit. Harga tersebut dianggap sebanding dengan manfaat yang ditawarkan, terutama di tengah tingginya kebutuhan akan bahan bakar yang terjangkau.

Dengan adanya inovasi ini, Andi berharap masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada gas LPG. Selain menjadi solusi atas kelangkaan, penggunaan limbah sebagai bahan bakar juga dinilai lebih ramah lingkungan dan mampu mengurangi pencemaran.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.