Kamis, 18 Jun 2026 13:14 WIB

Pelatih Persik Kediri Ungkap Biang Kekalahan dari Madura United

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 12 Apr 2026 12:10 WIB
Duel pemain Persik Kediri dan Madura United. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)
Duel pemain Persik Kediri dan Madura United. (Foto: Persik Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menilai timnya sebenarnya tampil lebih baik meski harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 2-1 dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, kemarin sore.

Menurut Marcos, Macan Putih mampu menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, kelemahan di dua area krusial menjadi pembeda hasil akhir.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

“Menurut saya, dari segi permainan, kami adalah tim yang lebih baik hari ini, kami pantas menang. Kami punya banyak peluang. Tapi dalam sepak bola, dua area kotak penalti itu sangat penting,” ujarnya usai laga.

Pelatih asal Spanyol itu menyoroti lemahnya pertahanan timnya, terutama pada gol pertama Madura United yang dinilai terjadi akibat kelengahan pemain.

“Di kotak penalti kami kebobolan dengan sangat mudah. Gol pertama mereka itu sulit dipercaya. Jadi kami harus lebih baik di area pertahanan kami, dan juga di kotak penalti lawan,” tegasnya.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Selain itu, penyelesaian akhir juga menjadi pekerjaan rumah bagi skuad Macan Putih. Sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

“Kami menciptakan banyak peluang yang seharusnya bisa menjadi gol, tapi tidak terjadi,” tambahnya.

Marcos menegaskan, kesalahan di momen krusial menjadi faktor utama kekalahan timnya, meski secara permainan mampu mendominasi laga.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Tutup Musim dengan Kemenangan di Kandang Persebaya

“Begitulah sepak bola. Kami menguasai permainan, menciptakan peluang, segalanya ada. Tetapi jika Anda melakukan kesalahan di kotak penalti sendiri dan juga di kotak penalti lawan, di situlah pertandingan ditentukan menang atau kalah,” pungkasnya.

Hasil ini membuat Persik Kediri masih tertahan di papan bawah klasemen sementara.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.