Kamis, 18 Jun 2026 08:39 WIB

Peras Ahmad Sahroni Rp 300 Juta, Pejabat KPK Gadungan Kena 'Jebakan Batman'

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni (kanan) memaparkan kasus penipuan yang dialaminya. (Foto: Tim Ahmad Sahroni for jatimnow.com)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni (kanan) memaparkan kasus penipuan yang dialaminya. (Foto: Tim Ahmad Sahroni for jatimnow.com)

jatimnow.com – Aksi nekat seorang wanita berinisial D yang mengaku sebagai pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berujung di balik jeruji besi. Ia ditangkap Polda Metro Jaya setelah ketahuan memeras Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, senilai Rp 300 juta. D berhasil ditangkap polisi berkat taktik 'jebakan batman' yang dirancang langsung oleh sang politikus.

Insiden pemerasan ini bermula pada Senin (6/4/2026). Saat itu, Sahroni yang tengah memimpin rapat komisi di Gedung DPR RI tiba-tiba mendapat pesan WhatsApp dari stafnya. Staf tersebut mengabarkan adanya seorang tamu yang memaksa masuk ke ruang tunggu Komisi III DPR RI dan meminta bertemu.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Saya sedang memimpin rapat, perasaan saya tidak ada janji sama siapa-siapa. Namun, saya tinggalkan ruang rapat untuk menemuinya," kata Sahroni.

Saat ditemui, perempuan tersebut mengaku sebagai karyawan KPK dengan jabatan Kepala Biro (Kabiro) Penindakan. Ia mengaku diutus pimpinan KPK untuk meminta uang kepadanya sebesar Rp 300 juta.

Politikus NasDem itu lantas mengontak pimpinan KPK untuk memastikan apakah benar perempuan tersebut adalah karyawannya.

“Ternyata dia bukan karyawan KPK. Tapi, saya kemudian berkoordinasi juga dengan Polda Metro Jaya. Kalau ini penipuan, harus kita tangkap. Kepada pejabat saja dia berani memeras, apalagi kepada rakyat,” ujar Sahroni.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Sahroni menyadari, untuk menangkap perempuan tersebut, harus ada alat bukti transaksi. Karena itu, Sahroni berpura-pura menuruti keinginan dia. Dia menyediakan dana dan meminta stafnya untuk mengirim ke rumah terduga penipu.

Sahroni berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dan KPK agar semua tindakan yang dia lakukan atas sepengetahuan penegak hukum. Sesaat setelah uang berpindah tangan, tim dari Polda Metro Jaya langsung melakukan penangkapan pada Kamis, 9 April 2026. Uang yang diserahkan kini dijadikan barang bukti dalam proses penyidikan.

“Uangnya sekarang masih dipegang penyidik dan akan diproses sampai persidangan sebagai barang bukti,” jelasnya.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Sahroni menegaskan, kasus ini akan terus dikawal hingga tuntas di pengadilan. Ia menilai tindakan pelaku berpotensi merugikan banyak pihak dan perlu ditindak tegas agar tidak terulang.

Sahroni berani mengambil langkah tersebut karena ia merasa tidak ada masalah apapun, baik di KPK maupun di Polda Metro. Maka begitu ada orang yang meminta uang dengan mengatasnamakan KPK, dia merasa janggal.

Dari pengungkapan kasus, aparat menyita barang bukti berupa uang sekitar USD 17.400 atau setara Rp300 juta, serta sejumlah atribut palsu seperti stempel dan surat berkop KPK.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.