Jumat, 19 Jun 2026 22:25 WIB

IKPI Kediri Resmi Dilantik, Fokus Bantu Masyarakat Terkait Perpajakan

  • Penulis : Bramanta
  • | Jumat, 10 Apr 2026 08:05 WIB
Pelantikan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Kediri. (Foto: IKPI for jatimnow.com)
Pelantikan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Kediri. (Foto: IKPI for jatimnow.com)

jatimnow.com – Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) memperluas jangkauan layanan di Jawa Timur dengan melantik cabang baru di Hotel Insumo Palace, Kota Kediri. Organisasi ini berupaya mendekatkan layanan pajak kepada masyarakat. Total sudah terdapat 46 cabang IKPI di seluruh Indonesia.

Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld, menegaskan bahwa organisasi ini menghadirkan cabang baru sebagai langkah nyata untuk mendekatkan layanan pajak kepada masyarakat.

Baca Juga: IKPI Surabaya Gelar Donor Darah, Sumbang Rp50 Juta untuk PMI

“Ini cabang ke-46 IKPI di Indonesia. Artinya kami benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

IKPI Kediri dilantik untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendampingan pajak yang mudah diakses. Vaudy menjelaskan bahwa cabang ini mencakup wilayah Mataraman meliputi Kediri, Nganjuk, Blitar, Tulungagung, hingga Trenggalek.

“Kami tidak hanya hadir di Kota Kediri, tetapi juga menjangkau wilayah sekitar agar manfaatnya lebih luas,” jelasnya.

Vaudy menekankan bahwa IKPI tidak ingin sekadar menjadi organisasi formal, tetapi juga mendorong anggotanya aktif membantu masyarakat yang menghadapi persoalan perpajakan.

“Kami ingin masyarakat bisa bertanya dan mendapatkan solusi langsung dari anggota IKPI,” tegasnya.

Meski begitu, Vaudy mengakui cabang baru ini menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari menjaga kekompakan hingga membangun kepercayaan publik.

“Tantangan pertama adalah kekompakan, lalu bagaimana kami bisa diterima oleh wajib pajak,” ungkapnya.

Ketua IKPI Pengurus Daerah Jawa Timur, Zeti Arina, menilai pembentukan cabang Kediri sebagai langkah strategis untuk pemerataan layanan pajak.

“Selama ini banyak masyarakat harus ke kota besar untuk mencari konsultan pajak. Sekarang sudah lebih dekat,” ujarnya.

Zeti menyebut Jawa Timur kini memiliki empat cabang IKPI dan menegaskan bahwa organisasi akan terus memperluas jaringan layanan.

“Ke depan, kami akan menyesuaikan pengurus daerah dengan wilayah kerja DJP agar pelayanan lebih optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IKPI Cabang Kediri, Sugiyanti, memfokuskan program awal pada sosialisasi agar masyarakat mengenal keberadaan konsultan pajak profesional di daerahnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

“Target awal kami adalah sosialisasi, agar masyarakat tahu bahwa di Kediri sudah ada konsultan pajak profesional,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, IKPI Kediri akan membantu masyarakat melaporkan SPT Tahunan yang selama ini masih menjadi kendala.

“Kami akan membantu pelaporan SPT tahunan agar masyarakat bisa tepat waktu,” jelas Sugiyanti.

Selain itu, IKPI Kediri akan rutin menggelar edukasi perpajakan, baik secara daring maupun luring, dengan menyasar wajib pajak, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

“Kami tidak hanya menyasar wajib pajak, tapi juga pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum,” katanya.

Sugiyanti mengakui bahwa organisasi masih menghadapi tantangan literasi pajak yang cukup besar di masyarakat.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami pajak, ini menjadi tantangan kami,” ungkapnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Di tengah digitalisasi sistem perpajakan seperti Coretax, Sugiyanti menilai peran konsultan pajak semakin penting. IKPI hadir sebagai jembatan bagi wajib pajak yang kesulitan beradaptasi.

“Banyak yang mengeluh karena sistem baru, di sinilah kami hadir sebagai jembatan,” jelasnya.

Saat ini, IKPI Kediri memiliki 34 anggota aktif yang siap melayani masyarakat di berbagai wilayah. Organisasi juga membuka layanan melalui sekretariat resmi.

“Masyarakat bisa datang ke kantor kami atau langsung menghubungi anggota IKPI,” tuturnya.

Dengan kehadiran cabang ini, IKPI menargetkan peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak masyarakat serta memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam edukasi perpajakan.

“Kami ingin membantu masyarakat agar lebih patuh dan memahami pentingnya pajak,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.