Rabu, 22 Jul 2026 05:45 WIB

PTPN I Regional 5 Guyur Rp30,43 Miliar untuk Bedah Rumah dan UMKM Jember

PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 menyerahkan bantuan sosial melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). (Foto: Humas PTPN for jatimnow.com)
PT Perkebunan Nusantara I Regional 5 menyerahkan bantuan sosial melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). (Foto: Humas PTPN for jatimnow.com)

jatimnow.com - Intervensi ekonomi di Kabupaten Jember mendapat suntikan segar. Sejak 2021 hingga penghujung 2025, PTPN I Regional 5 tercatat telah menggelontorkan dana sebesar Rp30,43 miliar untuk memacu kesejahteraan warga di sekitar wilayah perkebunan.

Alokasi ini terbagi dalam skema serta suntikan modal kerja bagi ribuan pelaku usaha kecil dan peternak.

Baca Juga: Coffee Cupping Workshop SPBUN Nusantara XII Cetak SDM Kopi Berdaya Saing

Langkah korporasi tersebut menyasar akar masalah ekonomi di daerah, yakni akses permodalan dan infrastruktur dasar. Dari total dana itu, porsi terbesar mengalir ke sektor peternakan melalui pinjaman lunak sebesar Rp28,17 miliar.

Skema bunga rendah 3% per tahun ini menjadi motor penggerak bagi 2.818 peternak sapi dan kambing di Jember agar mereka mampu mandiri secara finansial tanpa terjerat bunga tinggi.

"Kami memandang kesejahteraan masyarakat sebagai tanggung jawab kolektif. Pembangunan daerah akan melaju lebih kencang jika ada sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan warga," ujar Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, Kamis (09/4/2026).

Selain permodalan, perusahaan mengalokasikan Rp2,26 miliar untuk program tanggung jawab sosial (TJSL) dan non-TJSL.

Sektor sosial ekonomi mendominasi penggunaan dana ini, dengan persentase mencapai 72,83% atau setara Rp1,65 miliar.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Diskusi Penghapusan Konten Digital dan Masa Depan Kemerdekaan Pers

Dana tersebut dikonversi menjadi aksi nyata seperti perbaikan infrastruktur desa senilai Rp519,06 juta dan program bedah rumah layak huni sebesar Rp384,48 juta.

Isu kesehatan dan kualitas sumber daya manusia juga tak luput dari sasaran. PTPN I Regional 5 menyalurkan Rp109,65 juta khusus untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna menekan angka stunting di Jember.

Di sisi pendidikan, perusahaan mengucurkan Rp274 juta untuk memperbaiki sarana belajar anak-anak dari keluarga prasejahtera.

"Kehadiran perusahaan harus memberikan dampak nyata. Kami merancang program yang mendorong kemandirian, bukan sekadar bantuan yang habis dalam sekejap," tambah Subagiyo.

Baca Juga: Seminggu di Kota Probolinggo 2026 Prioritaskan UMKM dan PKL Lokal

Di sektor lingkungan, inisiatif hijau terus berjalan melalui aksi penanaman pohon dan mitigasi dampak perubahan iklim dengan serapan dana Rp25 juta.

Sementara itu, untuk memperkuat daya saing lokal, pelaku UMKM mendapatkan dukungan pemberdayaan senilai Rp115,92 juta guna meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran produk mereka.

Melalui peta jalan pembangunan yang inklusif ini, PTPN I Regional 5 memposisikan diri bukan sekadar entitas bisnis perkebunan, melainkan mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghapus peta kemiskinan di wilayah tersebut.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.